Mengenang Chairil Anwar, Pelopor Angkatan 45 Yang Meninggal di Usia 27 Tahun, Ini Puisi Pertamanya!

AKURAT JAKARTA - Kemarin, 75 tahun lalu, atau tepatnya 28 April 1949, seorang tokoh sastra nasional yang kelak didaulat sebagai pelopor angkatan 45 meninggal di usia 27 tahun.
Satu hari berselang, tepatnya 29 April 1949, ia dimakamkan pemakaman umum di Karet, Jakarta, dengan iringan isak tangis dari banyak tokoh kesusasteraan Indonesia, seperti Usmar Ismail, Rivai Apin, H.B. Jassin, dan lain-lain.
Dialah Chairil Anwar, seorang seniman yang digambarkan Achdiat K. Mihardja sebagai seniman anarkhis dari Jakarta dan seorang pemuda cakap dengan Kulit kuning dan mata sipit seperti keturunan orang Tionghoa atau Jepang.
Baca Juga: SIMAK! Prediksi Susunan Pemain Indonesia Vs Uzbekistan, Babak Semifinal Piala Asia 2024, Nanti Malam
Achdiat K. Mihardja menggambarkan Chairil Anwar memelihara kumis kecil seperti sepotong sapu lidi masuk ter; janggut jarang seperti akar liar; dan rambut belum bercukur seperti Socrates.
Meski penampilannya kumal seperti montir mobil, Chairil Anwar merupakan sosok periang dan suka tertawa.
Sri Sutjianingsih memuat gambaran sosok Chairil Anwar dari Achdiat K. Mihardja ini di buku berjudul Chairil Anwar: Hasil Karya Dan Pengabdiannya, (2009).
Baca Juga: Simak Titik Nobar Besar Piala Asia U-23 Antara Indonesia vs Uzbekistan di Jakarta, Depok, dan Tangerang
Selama hidup, Chairil Anwar menulis tidak lebih dari 100 puisi dan prosa.
Menurut H.B. Jassin, Chairil Anwar telah menulis 72 sajak asli, satu dalam bahasa Belanda; 2 sajak saduran, 11 sajak terjemahan; 7 prosa asli, satu dalam bahasa Belanda; dan 4 prosa terjemahan.
Sehingga, dalam usianya yang singkat, Chairil Anwar menulis karya sebanyak 96 judul.
Baca Juga: Segera Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftar Abang None Jakarta Tahun 2024
Kumpulan sajak Chairil Anwar pertama berjudul Deru Campur Debu, terbit pada 1949.
Kumpulan sajak yang kedua berjudul Kerikil Tajam, dan Yang Terempas Dan Yang Putus terbit pada 1949.
Beberapa sajak Chairil Anwar yang dikumpulkan bersama sajak Asrul Sani dan Rivai Apin dalam buku berjudul Tiga Menguak
Takdir, terbit pada 1950.
Baca Juga: Hari Ini 75 Tahun Lalu, Chairil Anwar Dimakamkan di TPU Karet, Pelopor Angkatan 45 Meninggal di Usia 27 Tahun
Sajak-sajak Chairil yang dikumpulkan H.B. Jassin dalam buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45 terbit pada 1956.
Nisan menjadi sajak pertama yang ditulis Chairil sebagai wujud dukanya atas kepergian sang nenek.
Chairil Anwar menulis puisi ini saat berumur 20 tahun.
Baca Juga: Hal Penting yang Harus Diperhatikan Orang Tua Sebelum Anak Dibolehkan Akses Internet Sendiri
Berikut puisi Chairil Anwar berjudul Nisan
untuk nenekanda
Bukan kematian benar menusuk kalbu
Keridlaanmu menerima segala tiba
Tak kutahu setinggi itu atas debu
Dan duka maha tuan bertakhta
Oktober 1942.*
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


