Gara-gara Pad Rusak, Atlet Panjat Tebing Indonesia Desak Made Sempat "Fall" Saat Main di Babak Penyisihan Olimpiade Paris 2024

AKURAT JAKARTA - Heboh di perlombaan panjat tebing Olimpiade Paris 2024, timer jalur milik atlet Indonesia, sempat alami kerusakan.
Kejadian itu bermula saat atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi bermain dalam babak penyisihan dan dinyatakan "fall" oleh panitia.
Hal itu bisa terjadi karena Desak Made Rita diklaim tidak menyentuh tombol (pad) waktu cukup keras saat perlombaan.
Saat itu, Desak Made yang berada di jalur A bertanding dengan C. Viglione atlet asal Prancis yang bermain di jalur B.
Desak Made berhasil mencapai puncak kurang dari tujuh detik namun saat turun, timer belum juga berhenti.
Sementara itu, atlet asal Prancis berhasil sampai puncak pada detik ke 7.53.
Baca Juga: Naik Mikotrans JakLingko Sekarang Bayar Berapa? Dishub DKI Beri Jawaban Soal Adanya Kenaikan Harga
Kejadian "fall" serupa juga dialami oleh atlet China Zhou Yafei, yang beraksi sebelum Desak Made.
Adapun sebelumnya, dua atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah menempuh babak penyisihan unggulan pada Senin (5/8) waktu setempat.
Dalam babak penyisihan unggulan tersebut, tiap atlet masing-masing diberikan kesempatan dua kali untuk melakukan aksi memanjat.
Baca Juga: Siaga 2, Ratusan Orang Tewas dan Ribuan Lainnya Luka-luka Imbas Demo di Bangladesh
Yakni menjajal di jalur A dan jalur B.
Dalam babak penyisihan unggulan itu, nantinya akan memengaruhi peringkat atlet pada fase penyisihan eliminasi yang juga diselenggarakan hari itu juga.
Baca Juga: Usai 15 Tahun Berkuasa, PM Sheikh Hasina Pilih Kabur dari Bangladesh Untuk Cari Tempat Aman
Dam menurut informasi, pemeringkatan dilakukan sebagai salah satu penentuan pasangan lawan pada babak penyisihan eliminasi lomba panjat tebing.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 3Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 4Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di UNL, 25 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Seret Gol
- 5Prediksi Skor Namibia vs Republik Kongo di Kualifikasi Piala Afrika, 24 September 2026: Duel Sengit di Botswana
- 6Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di UNL, 25 September 2026: Erling Haaland Berpeluang Putus Dominasi Tim Tamu
- 7Lowongan Kerja di MRT Jakarta Tahun 2026: Buka 19 Formasi Lulusan SMA/SMK hingga S1, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
- 8Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UNL, 25 September 2026: Duel Sengit di Rajko Mitic
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



