Antony dan Misi Balas Dendam ke MU: Real Betis Siap Ukir Sejarah di Final UEFA Conference League

AKURAT JAKARTA - Penampilan cemerlang Antony di Real Betis jadi sorotan utama menjelang final UEFA Conference League 2025.
Pemain asal Brasil itu datang dengan motivasi besar: membalas kegagalan bersama Manchester United.
Laga melawan Chelsea di final, Kamis (29/5/2025) pukul 02.00 WIB di Wrocław, Polandia, akan menjadi momen pembuktian sekaligus potensi sejarah baru bagi Real Betis.
Baca Juga: Manchester United Tebus Matheus Cunha £62,5 Juta, Hojlund Terancam Tergusur
Antony Menemukan Kebebasan dan Produktivitas di Betis
Setelah dua setengah musim sulit di Manchester United yang hanya menghasilkan lima gol di Premier League, Antony akhirnya menemukan kembali performanya.
Didatangkan pada bursa transfer Januari 2025 dengan status pinjaman, winger 25 tahun itu langsung menyamai jumlah golnya di Inggris—lima gol hanya dalam 17 pertandingan La Liga.
Tidak hanya itu, Antony telah mencetak empat gol tambahan di ajang UEFA Conference League dan membantu Betis mencapai final Eropa pertama dalam sejarah klub.
Baca Juga: Pramono Serahkan SK ke Tiga Ribu Lebih CPNS di Jakarta: Harapan Baru Menuju Kota Global
Pelatih Real Betis, Manuel Pellegrini, mengungkapkan bahwa Antony datang dengan semangat tinggi.
"Saya telah berbicara dengannya sebelum ia datang ke Betis. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia tidak bermain karena dia tidak senang, tetapi dia juga memiliki banyak keluhan tentang apa yang telah dia lakukan," ujar Pellegrini, dikutip dari ESPN, Rabu (28/05).
"Dia ingin membalas dendam dan di Betis saya pikir dia mendapatkannya dan dia melakukannya dengan cara yang kita tahu dia bisa melakukannya karena tidak mudah bagi Anda untuk bermain sebagai pemain seharga 100 juta," lanjutnya.
Baca Juga: Diserang Lima Anjing Liar Saat Bermain, Bocah 13 Tahun di Lombok Tengah Alami Luka Parah
Betis Ingin Pertahankan Antony, Tapi...
Real Betis terang-terangan ingin mempermanenkan Antony. Namun, Pellegrini mengakui bahwa keterbatasan finansial klub membuat hal itu sulit diwujudkan.
Meski demikian, fokus Betis saat ini bukan pada bursa transfer, melainkan mencetak sejarah di laga final.
"Saya sangat yakin bahwa ini adalah saat yang tepat baginya di Betis untuk mengembangkan karirnya,” kata Pellegrini lagi.
Laga Final: Ujian Seimbang Meski Dana Tak Sama
Chelsea datang ke final dengan kekuatan finansial besar, tapi Pellegrini tak gentar. Ia menyebut bahwa anggaran tidak akan berpengaruh di lapangan saat laga dimulai.
"Kami tidak berpikir bahwa kami adalah David dan Goliath," ujar Pellegrini.
"Dalam 90 menit di atas lapangan, kami akan memiliki peluang yang sama persis untuk memenangkan pertandingan," sambungnya.
Isco, kapten tim Betis, turut menegaskan keyakinan tim.
"Percaya adalah langkah pertama untuk meraih kemenangan. Kami telah membuktikan bahwa kami mampu mengalahkan tim manapun, dan kami menantikan partai final ini dan memberikan kegembiraan kepada para pendukung kami, yang sangat pantas mendapatkannya,” ucap Isco.
Trofi atau Tidak, Antony Sudah Menang
Apapun hasil final nanti, Antony telah membuktikan satu hal: dirinya masih punya kualitas untuk bersinar di level tertinggi.
Real Betis kini di ambang sejarah, dan Antony menjadi simbol perubahan serta harapan baru bagi klub yang selama ini haus prestasi Eropa.
Semua mata kini tertuju ke Wrocław, tempat di mana mimpi Antony untuk membuktikan diri bisa menjadi kenyataan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









