John Stones Ungkap Titik Terendah Kariernya di Man City: Hari-Hari yang Kelam

AKURAT JAKARTA - Bek Manchester City, John Stones, akhirnya buka suara soal masa kelam yang ia alami sepanjang musim 2024/25.
Cedera demi cedera bukan hanya menggerogoti menit bermainnya, tapi juga mengguncang mentalitas sang bek.
Namun kini, menjelang laga kontra Al Ain di ajang Piala Dunia Antarklub, Stones menegaskan tekad barunya untuk bertahan dan bangkit bersama The Citizens.
Stones hanya tampil enam kali sebagai starter di Premier League musim lalu dan absen di 33 laga karena masalah kebugaran.
Yang paling membekas adalah cedera hamstring saat menghadapi Real Madrid pada Februari, yang membuatnya absen selama tiga bulan di akhir musim.
“Saya sudah kembali fit, merasa luar biasa dan saya bersemangat untuk segera bermain,” ujar Stones, dikutip dari laman ESPN, Minggu (22/06).
“Sulit ketika Anda mengalami cedera,” lanjutnya.
Baca Juga: Bank DKI Resmi Rebranding Nama dan Logo Menjadi Bank Jakarta, Gubernur Pramono Ungkap Alasannya
Namun bukan sekadar kondisi fisik yang diuji. Dalam wawancara yang penuh emosi, Stones mengenang masa tergelapnya sebagai pesepakbola. Ia mengungkapkan,
"Ada saat-saat di mana Anda berpikir, Anda telah memberikan semua upaya ini, Anda mendedikasikan seluruh hidup Anda, terutama bagaimana saya mendekati atau menjalani hidup saya, dan sepak bola, saya memberikan segalanya, di dalam dan di luar lapangan untuk berada di sini atau bersiap untuk bermain dan itu adalah hari-hari yang kelam."
Tak hanya berdampak pada dirinya, cedera juga mengganggu ritme tim asuhan Pep Guardiola. Musim lalu jadi periode terburuk City dalam satu dekade.
"Itu membuat saya frustrasi," kata Stones.
"Saya memberikan banyak tekanan pada diri saya sendiri. Saya merasa sangat tertantang secara mental. Saya mengalami beberapa titik yang sangat rendah di musim lalu dan saya hanya harus kembali dan begitu Anda mengatasi hal-hal itu, Anda tidak dapat benar-benar melihat ujung terowongan ketika mereka terus terjadi."
Baca Juga: Indro Hidupkan Warkop Lewat Kartun: “Anak Zaman Sekarang Harus Kenal Dono dan Kasino”
Lebih menyakitkan lagi, penyebab cederanya sulit dijelaskan bahkan oleh tim medis dan ahli olahraga klub.
"Saya tidak tahu apa alasannya, dan kami telah duduk bersama staf medis, ilmu olahraga, untuk mencoba mencari tahu mengapa. Beberapa hal tidak bisa dijelaskan," Stones mengaku.
"Hal itu semakin menguji mental ketika tidak ada jawaban yang pasti. Saya kurang beruntung dengan beberapa cedera yang saya alami, mereka sangat jarang terjadi musim lalu, setelah berbicara dengan para spesialis. Terkadang saya berpikir, mengapa itu terjadi pada saya?"
Baca Juga: Jadon Sancho Siap Tinggalkan Manchester United, Juventus atau Napoli Tujuan Selanjutnya?
Meski demikian, Stones kini mantap untuk melanjutkan kiprah di Etihad Stadium.
“Saya di sini, saya ingin tetap di sini, saya menyukainya,” tegasnya.
“Saya di sini untuk membantu tim, dan saya tidak tahu apakah apa yang telah dikatakan atau dispekulasikan, tapi saya harap itu bisa menutupnya.”
Komentar tersebut sekaligus mematahkan rumor kembalinya Stones ke klub lamanya, Everton, terlebih mengingat kontraknya yang akan habis musim panas tahun depan.
Baca Juga: Libur Sekolah Jadi Makin Hemat! KAI Beri Diskon 30% untuk Kereta Ekonomi Komersial
Pep Guardiola pun berharap sang pemain bisa segera kembali ke performa terbaiknya.
"Apa yang kami inginkan dari John adalah fit. Pekerjaannya yang indah adalah bermain sepak bola. Itu satu-satunya hal yang kami inginkan, sisanya - bakatnya - kemampuannya, akan melakukannya. Kami akan membantunya dan saya cukup yakin dia akan melakukan sisanya," kata Guardiola.
Stones, yang juga menjadi kunci sukses City saat meraih Liga Champions 2023, kini bertekad menjadikan Piala Dunia Antarklub sebagai momen pemanasan sebelum musim baru dimulai.
Ia mengaku telah berlatih penuh dan memperhatikan detail kecil yang bisa membuat perbedaan besar.
“Sekarang saya sudah melupakannya dan akan menggunakan ini sebagai perkenalan kecil sebelum musim baru dan trofi lain untuk kami menangkan dan mendapatkan waktu bermain,” tutup Stones.
Baca Juga: Santi Cazorla Bawa Real Oviedo Promosi ke La Liga: Kisah Manis Legenda Arsenal di Usia 40 Tahun
Manchester City akan menghadapi Al Ain pada Senin pagi waktu Indonesia. Jika menang, mereka akan mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


