Jakarta

Singkirkan Rizky Ridho hingga Lamine Yamal, Pemain Klub Argentina Ini Raih FIFA Puskas Award 2025 Berkat Gol Salto yang Luar Biasa

Sastra Yudha | 17 Desember 2025, 09:32 WIB
Singkirkan Rizky Ridho hingga Lamine Yamal, Pemain Klub Argentina Ini Raih FIFA Puskas Award 2025 Berkat Gol Salto yang Luar Biasa

AKURAT JAKARTA - Harapan bek Persija Jakarta yang juga pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho, untuk meraih FIFA Puskas Award 2025 pupus sudah.

Penghargaan gol terindah sedunia itu jatuh ke kaki Santiago Montiel. Pemain sayap Club Atletico Independiente ini resmi meraih FIFA Puskas Award 2025 yang diumumkan dari Doha, Qatar, pada Senin (16/12/2025) tadi malam.

Pemain sayap klub Argentina ini dinobatkan sebagai pencetak gol terbaik dunia tahun ini, berkat tendangan salto luar biasa yang memukau jutaan pasang mata.

Baca Juga: K Mall Menara Jakarta Hadirkan Christmas Carnival, Ada Pekan Raya Jajanan Asia hingga Jazz Acoustic dan DJ Beats, Simak Rangkaian Acaranya

Tak hanya menyingkirkan Rizky Ridho dari Indonesia, Santiago Montiel juga menjegal nama-nama besar yang masuk nominasi FIFA Puskas Award, seperti Lamine Yamal (Barcelona) dan Declan Rice (Arsenal).

Penghargaan bergengsi itu diumumkan dalam malam puncak The Best FIFA Football Awards 2025 yang digelar di Doha, Senin 16 Desember 2025.

Gol Montiel sukses mencuri perhatian panel juri dan penggemar sepak bola global karena keindahan, keberanian, serta tingkat kesulitannya yang tinggi.

Gol fenomenal tersebut tercipta pada 11 Mei 2025 saat Independiente menghadapi Rivadavia dalam lanjutan Liga Primera Argentina.

Momen itu berawal dari situasi bola mati yang gagal diantisipasi sempurna oleh lini pertahanan lawan.

Bola hasil sapuan melambung tinggi dan jatuh ke arah Montiel, yang berdiri lebih dari 20 meter dari gawang.

Baca Juga: Ancaman Bibit Siklon Tropis! BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia

Tanpa persiapan panjang, pemain berusia 25 tahun itu langsung melakukan tendangan salto akrobatik dengan kaki kiri.

Sepakan kerasnya meluncur deras ke sudut atas gawang, membuat kiper lawan tak berkutik dan memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi Independiente.

Gol tersebut langsung viral dan menjadi bahan perbincangan di berbagai platform media sosial serta tayangan sorota olahraga dunia.

Santiago Montiel mengaku tidak banyak berpikir saat mencetak gol tersebut. Semuanya terjadi secara spontan dalam sepersekian detik.

"Saya tidak memikirkannya, saya hanya menendangnya,” ujar Santiago Montiel usai pertandingan.

Aksi tersebut menunjukkan insting alami dan keberanian tinggi, dua faktor utama yang membuat golnya layak menyabet penghargaan paling prestisius untuk kategori gol terbaik.

Baca Juga: Imbas Ujaran Kebencian SARA, YouTuber Resbob Langsung Di-DO dari Kampus

Keberhasilan ini menjadikan Santiago Montiel sebagai pemain Argentina kedua secara beruntun yang memenangkan FIFA Puskas Award, setelah Alejandro Garnacho meraihnya pada tahun 2024.

FIFA Puskas Award dinamai dari legenda sepak bola Hungaria, Ferenc Puskas, yang dikenal lewat gol-gol individu penuh keajaiban.

Penghargaan ini diberikan kepada pemain yang mencetak gol paling spektakuler selama periode penilaian 11 Agustus 2024 hingga 2 Agustus 2025, tanpa memandang kompetisi atau level pertandingan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.