Kurniawan Dwi Yulianto Diproyeksi Tukangi Timnas U-17, Ahmed Zaki Optimistis Selevel Nova Arianto

AKURAT JAKARTA — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan sinyal kuat terkait penunjukan legenda sepak bola nasional, Kurniawan Dwi Yulianto, sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-17.
Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi pos yang ditinggalkan Nova Arianto pascapromosi menjadi pelatih Timnas U-20.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, membenarkan kabar penunjukan KurniawanDwiYulianto. "Ya, Kurniawan (menjadi pelatih Indonesia U-17)," kata Yunus singkat saat dikonfirmasi awak media.
Baca Juga: Laga Persahabatan Timnas U-17 vs China, Tiket Dibanderol Rp 50 Ribu⁷
Sebagai langkah transisi, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menjelaskan bahwa Kurniawan akan mulai mendampingi skuad Garuda Muda dalam laga uji coba internasional melawan China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada 8 dan 11 Februari mendatang.
Untuk sementara, Kurniawan akan berkolaborasi dengan Nova Arianto sebelum pengumuman resmi dilakukan.
Pada kesempatan sebelumnya, Manajer Timnas Indonesia U-17, Ahmed Zaki Iskandar, mengungkapkan bahwa kriteria pelatih baru didasarkan pada standar tinggi yang telah diletakkan oleh Nova Arianto.
Menurut Zaki, siapa pun yang menakhodai Garuda Muda harus memiliki kapabilitas yang mumpuni agar kesinambungan prestasi tetap terjaga.
"Nova Arianto telah memberikan standar yang tinggi di Timnas U-17. Sosok penggantinya minimal harus bisa menyamai standar tersebut. Kami melihat nama-nama yang beredar, termasuk para asisten pelatih di kelompok umur, sudah memiliki kapabilitas yang setara. Mudah-mudahan hasilnya juga konsisten," kata Ahmed Zaki.
Zaki meyakini para legenda lulusan program Primavera seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, hingga Eko Purdjianto memiliki latar belakang yang kuat untuk membina mental dan teknis pemain muda.
Penunjukan Kurniawan dinilai bukan tanpa alasan. Pria berusia 49 tahun tersebut memiliki rekam jejak kepelatihan yang cukup luas, mulai dari asisten pelatih di SEA Games 2023 dan 2025.
Hingga pengalaman internasional sebagai bagian dari tim pelatih akademi Como 1907 di Italia dan pelatih kepala Sabah FC di Malaysia.
Kurniawan diharapkan mampu mentransfer mentalitas juara kepada generasi muda Merah Putih.
Pengalamannya sebagai salah satu striker paling tajam di Asia Tenggara pada masanya menjadi nilai tambah dalam membangun ketajaman lini depan Timnas U-17 di masa depan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





