Setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker, PSSI Bidik 2 Pemain Baru dari Eropa untuk Naturalisasi, Ini Profilnya!

AKURAT JAKARTA – PSSI dikabarkan tengah bersiap meluncurkan gelombang kedua program naturalisasi pemain diaspora untuk memperkuat Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030.
Setelah proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker berjalan, federasi sepak bola Indonesia ini membidik dua talenta muda baru yang berkarier di Jerman dan Belanda.
Langkah strategis ini sejalan dengan visi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang ingin memperdalam kedalaman skuad Garuda demi persaingan di level internasional.
Baca Juga: Kalah Saing dari Dominos dan Aplikasi Online, Pizza Hut Resmi Dijual
Komitmen PSSI Perkuat Skuad Garuda
Informasi mengenai rencana naturalisasi lanjutan ini datang dari sumber internal yang dekat dengan perkembangan Timnas Indonesia.
Setelah berkas Luke Vickery dan Mitchell Baker rampung, dua pemain keturunan baru akan segera diproses.
Erick Thohir menegaskan bahwa Timnas Indonesia tidak boleh hanya bergantung pada beberapa pemain inti saja.
"Sebuah timnas harus memiliki banyak opsi pemain berkualitas untuk mengantisipasi cedera, akumulasi kartu, penurunan performa, maupun kebutuhan regenerasi," ujar Erick Thohir di Jakarta.
Baca Juga: Resmi Dibuka Ahmed Zaki, Latihan Perdana Persita Academy Berlangsung Seru
Dua Calon Pemain Naturalisasi Baru dari Eropa
Meski PSSI belum memberikan rilis resmi, dua nama pemain muda potensial di Eropa kini ramai diperbincangkan oleh para pencinta sepak bola tanah air. Keduanya adalah:
1. Laurin Ulrich (Jerman)
Gelandang serang muda yang dinilai mampu meningkatkan kreativitas lini tengah Garuda.
Laurin memiliki pengalaman berkompetisi di Eropa dan pernah memperkuat timnas kelompok umur Jerman. Ia juga fleksibel bermain sebagai winger.
Gelandang serang muda tersebut dinilai memiliki kualitas yang dibutuhkan Timnas Indonesia, terutama dalam meningkatkan kreativitas lini tengah.
Laurin juga memiliki pengalaman bermain di level kompetitif Eropa serta pernah memperkuat kelompok umur Jerman.
Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang maupun winger membuatnya menjadi opsi menarik untuk masa depan Garuda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 3Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 4Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di UNL, 25 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Seret Gol
- 5Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 6Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Namibia vs Republik Kongo di Kualifikasi Piala Afrika, 24 September 2026: Duel Sengit di Botswana
- 8Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di UNL, 25 September 2026: Erling Haaland Berpeluang Putus Dominasi Tim Tamu
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






