Prediksi Skor Paris FC vs AS Monaco di Ligue 1, 1 November 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman bagi Tim Tamu

AKURAT JAKARTA - Paris FC akan menjamu AS Monaco dalam pertandingan pekan ke-9 Ligue 1 2026/2027 di Stadion Jean Bouin, Minggu, 1 November 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 23.15 WIB.
Kedua tim memiliki kepentingan besar dalam pertemuan kali ini karena hanya terpaut satu poin di klasemen sementara. Monaco menempati peringkat keempat, dua posisi di atas Paris FC.
Kemenangan akan memberikan kesempatan bagi tuan rumah untuk menyalip lawannya sekaligus memperbaiki posisi mereka di papan atas.
Namun, Paris FC tidak bisa menganggap pertandingan ini sebagai tugas mudah. Monaco memiliki kualitas individu dan organisasi pertahanan yang cukup baik.
Di sisi lain, catatan pertemuan musim lalu memberikan alasan bagi tuan rumah untuk percaya diri menghadapi laga tersebut.
Baca Juga: Aksi Tipu-tipu Test Drive Motor Berujung Penjara, Polisi Ringkus Pelaku di Cakung
Preview
Paris FC memasuki pertandingan ini dengan kondisi yang sedikit kurang meyakinkan dibandingkan awal musim.
Setelah tidak terkalahkan dalam lima pertandingan pembuka Ligue 1, mereka mulai kehilangan konsistensi dengan menelan dua kekalahan dalam tiga laga terakhir.
Kekalahan pertama datang ketika menghadapi Lorient. Paris FC kemudian berhasil merespons dengan kemenangan dramatis 4-3 atas Rennes, tetapi gagal mempertahankan momentum tersebut setelah takluk 2-1 dari Lens pada pertandingan terakhir.
Dalam pertandingan melawan Lens, Paris FC sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu sebelum akhirnya kehilangan kendali dan harus menerima kekalahan.
Hasil tersebut membuat mereka perlu segera memperbaiki konsentrasi, terutama ketika menghadapi lawan yang memiliki kemampuan memanfaatkan kesalahan sekecil apa pun.
Meski demikian, performa kandang Paris FC menjadi modal penting. Mereka belum terkalahkan dalam empat pertandingan kandang Ligue 1 musim ini dengan catatan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Sembilan dari total 13 gol yang mereka cetak di liga juga tercipta di Stadion Jean Bouin.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Paris FC memiliki kemampuan menyerang yang lebih efektif ketika bermain di hadapan pendukung sendiri.
Mereka bahkan berpeluang memperpanjang rekor tidak terkalahkan di kandang menjadi tujuh pertandingan Ligue 1, terhitung sejak musim lalu.
Selain itu, Paris FC mempunyai kenangan positif dari pertemuan sebelumnya melawan Monaco. Pada musim debut mereka di kasta tertinggi Prancis, Paris FC berhasil mengalahkan Monaco dalam dua pertemuan liga.
Salah satu hasil paling mencolok adalah kemenangan 4-1 di Stadion Jean Bouin pada April lalu.
Paris FC tentu berharap sejarah tersebut kembali terulang. Namun, mereka harus memperbaiki performa pertahanan setelah kebobolan lima gol dalam dua pertandingan terakhir. Jumlah tersebut bahkan lebih banyak dibandingkan empat gol yang bersarang ke gawang mereka dalam enam pertandingan pembuka musim ini.
Sementara itu, AS Monaco juga sedang menghadapi periode sulit di kompetisi domestik. Setelah memenangkan empat dari lima pertandingan pertama Ligue 1, mereka kini gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun.
Hasil imbang 1-1 melawan Lille pada pekan sebelumnya menjadi gambaran situasi yang sedang mereka hadapi. Monaco bahkan membutuhkan gol Edan Diop pada menit-menit akhir untuk menyelamatkan satu poin, meskipun mereka sempat bermain dengan keunggulan jumlah pemain.
Berbeda dengan performa domestik, perjalanan Monaco di kompetisi Eropa justru berjalan cukup positif. Mereka masih memiliki rekor sempurna di UEFA Conference League setelah meraih kemenangan atas CSKA Sofia dan Freiburg.
Salah satu kekuatan Monaco terletak pada pertahanan mereka. Tim ini termasuk dalam kelompok dengan jumlah kebobolan per pertandingan paling sedikit ketiga di Ligue 1, yakni rata-rata 0,9 gol bersama Lyon.
Di lini depan, Paris Brunner menjadi pemain yang patut mendapatkan perhatian khusus. Penyerang berusia 20 tahun tersebut telah mencetak delapan gol di seluruh kompetisi musim ini dan hanya gagal mencetak gol dalam tiga dari sepuluh penampilannya.
Produktivitas Brunner bisa menjadi ancaman serius bagi Paris FC yang sedang berusaha memperbaiki pertahanan. Meski begitu, Monaco tetap perlu meningkatkan efektivitas serangan karena mereka termasuk tiga tim dengan jumlah peluang besar paling sedikit di Ligue 1 sejauh musim ini, yakni 16 peluang.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama membutuhkan kemenangan, pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat. Paris FC memiliki keuntungan kandang dan catatan pertemuan yang lebih baik, sedangkan Monaco mempunyai pertahanan yang relatif solid serta penyerang muda yang sedang produktif.
Prediksi Starting XI
Paris FC berpotensi tidak diperkuat beberapa pemain dalam pertandingan ini. Jonathan Ikone kemungkinan absen akibat cedera kaki, sedangkan Nhao Sangui dan Adama Camara masih mengalami masalah otot.
Rudy Matondo dan Hamari Traore juga belum sepenuhnya dipastikan bisa tampil karena mengalami benturan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi pilihan pelatih dalam menentukan komposisi pemain, terutama di sektor pertahanan dan lini tengah.
Kevin Trapp diperkirakan kembali mengisi posisi penjaga gawang setelah pulih dari sakit yang membuatnya absen pada pertandingan sebelumnya. Kehadirannya tentu menjadi tambahan penting bagi Paris FC mengingat mereka membutuhkan stabilitas di lini belakang.
Luca Koleosho juga masih diragukan tampil setelah mengalami ketegangan pada paha tidak lama setelah mencetak gol ketika menghadapi Lens. Jika tidak tersedia, Paris FC perlu mengandalkan opsi lain untuk menjaga kreativitas serangan dari sisi lapangan.
Perkiraan susunan pemain Paris FC (4-2-3-1): Kevin Trapp; Timothee Mbemba, Diego Coppola, Moustapha Mbow, Otavio; Maxime Lopez, Pierre Lees-Melou; Ilan Kebbal, Julien Pagis, Moses Simon; Lassine Sinayoko.
Di kubu Monaco, Ansu Fati masih diragukan setelah mengalami cedera paha pada pekan lalu. Eric Dier juga dipastikan menghadapi masalah kebugaran akibat cedera otot, sementara Stanis Idumbo belum sepenuhnya pulih dari benturan.
Kondisi tersebut membuat Monaco berpotensi melakukan penyesuaian di beberapa posisi. Namun, mereka masih mempunyai sejumlah pemain berpengalaman seperti Aleksandr Golovin, Denis Zakaria, dan Vanderson untuk menjaga keseimbangan permainan.
Paris Brunner diperkirakan kembali menjadi tumpuan utama di lini depan. Ketajamannya sepanjang musim ini menjadi salah satu alasan Monaco tetap memiliki peluang mencuri kemenangan meskipun sedang mengalami kesulitan di Ligue 1.
Perkiraan susunan pemain AS Monaco (4-2-3-1): Lukas Hradecky; Vanderson, Mamadou Sane, Wilfried Singo, Kassoum Ouattara; Lamine Camara, Denis Zakaria; Mika Biereth, Simon Adingra, Aleksandr Golovin; Paris Brunner.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Schalke 04 vs RB Leipzig di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Misi Sulit Royal Blues Menghentikan Dominasi Die Roten Bullen
- 3Prediksi Skor Augsburg vs Freiburg di Bundesliga, Sabtu 31 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Hentikan Tren Negatif?
- 4Prediksi Skor Levante vs Atletico Madrid di La Liga, 31 Oktober 2026: Ambisi Los Colchoneros Kudeta Puncak Klasemen
- 5Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 6Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs Stuttgart di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Pertahankan Rekor Sempurna?
- 7Prediksi Skor Bournemouth vs Leeds United di Premier League, 31 Oktober 2026: Mampukah The Cherries Lanjutkan Tren Sempurna?
- 8Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






