Jakarta

Incar UI Lewat SNBP 2027? Cek Jurusan dengan Kuota Terbanyak

Anggerhana Denni Rahmawati | 5 November 2026, 11:15 WIB
Incar UI Lewat SNBP 2027? Cek Jurusan dengan Kuota Terbanyak
Strategi memilih jurusan UI untuk SNBP 2027. - ANTARA

AKURAT JAKARTA - Memilih program studi di Universitas Indonesia (UI) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tidak cukup hanya berdasarkan minat dan nilai rapor.

Calon mahasiswa juga perlu mempertimbangkan daya tampung setiap jurusan agar memiliki gambaran mengenai jumlah kursi yang tersedia.

Salah satu data yang bisa dijadikan referensi awal adalah daya tampung SNBP UI 2026.

Dalam daftar tersebut, Ilmu Hukum menjadi program studi dengan kapasitas penerimaan terbesar, yakni 114 mahasiswa.

Informasi ini dapat membantu siswa menyusun strategi sebelum pendaftaran SNBP 2027.

Meski demikian, daya tampung bukan satu-satunya penentu peluang diterima karena tingkat persaingan setiap program studi juga dipengaruhi jumlah peminat.

Ilmu Hukum Punya Daya Tampung Terbesar

Berdasarkan data SNBP 2026, Ilmu Hukum menempati posisi teratas sebagai program studi dengan daya tampung terbesar di UI.

Berikut beberapa program studi UI dengan jumlah kursi yang tercantum dalam daftar data SNBP 2026:

Ilmu Hukum : 114 mahasiswa

Ilmu Psikologi : 66 mahasiswa

Pendidikan Dokter : 60 mahasiswa

Ilmu Komputer : 50 mahasiswa

Baca Juga: Pendaftaran SMA Unggul Garuda Ditutup 13 November, Nilai 85 Saja Belum Cukup

Selain program studi tersebut, terdapat dua jurusan lain yang masing-masing memiliki daya tampung 60 mahasiswa.

Namun, nama kedua program studi itu tidak tercantum dalam informasi yang tersedia.

Jumlah kursi tersebut merupakan kapasitas khusus jalur SNBP, bukan keseluruhan penerimaan mahasiswa baru UI.

Kuota Besar Bukan Berarti Peluang Lolos Lebih Mudah

Daya tampung sering menjadi salah satu pertimbangan siswa ketika memilih jurusan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.