Jakarta

Liburan ke Luar Negeri Makin Mahal, Perjalanan Wisatawan Indonesia Mulai Turun

Anggerhana Denni Rahmawati | 5 November 2026, 11:45 WIB
Liburan ke Luar Negeri Makin Mahal, Perjalanan Wisatawan Indonesia Mulai Turun
Wisatawan Indonesia ke luar negeri turun.

AKURAT JAKARTA - Rencana liburan ke luar negeri kini menghadapi tantangan biaya yang semakin besar.

Pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga tiket pesawat membuat wisatawan Indonesia harus menyiapkan anggaran lebih tinggi untuk bepergian ke negara lain.

Dampaknya terlihat dari penurunan jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri sepanjang 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 5,90 juta perjalanan wisnas selama Januari-Agustus 2026.

Jumlah tersebut turun 3,56 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 6,12 juta perjalanan.

Penurunan berlanjut pada September 2026.

Jumlah perjalanan wisnas tercatat sebanyak 600.605 perjalanan, atau turun 6,69 persen dibandingkan Agustus 2026.

Jika dibandingkan dengan September 2025, angka tersebut bahkan lebih rendah 13,69 persen.

Harga Tiket Pesawat Ikut Menekan Minat Bepergian

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan bahwa kenaikan harga tiket penerbangan internasional menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penurunan perjalanan ke luar negeri.

Baca Juga: Bukan Lagi Bar dan Klub Malam, Gen Z Kini Cari Teman Lewat Komunitas Lari

"Penurunan perjalanan wisnas secara bulanan ini seiring dengan peningkatan harga tiket penerbangan internasional, contohnya dari Aceh ke Malaysia mengalami peningkatan," ujar Ateng, Senin (2/11), mengutip Antara.

Selain harga tiket, terdapat sejumlah faktor lain yang ikut memengaruhi mobilitas wisatawan Indonesia.

Di antaranya pelemahan rupiah, ketidakpastian geopolitik, serta berkurangnya frekuensi penerbangan internasional.

Gangguan penerbangan juga terjadi akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada September 2026.

"Serta juga ada fenomena kabut asap yang terjadi di antaranya pada September yang tentunya ini memengaruhi penerbangan di level internasional," tambah Ateng.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.