Jakarta

Sosok Jetour T2 i-DM Resmi Hadir: Tampil Gagah ala Penjelajah Alam, Dilengkapi Underguard Kokoh dan Pintu Belakang Swing yang Berotot

M. Rafix | 24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sosok Jetour T2 i-DM Resmi Hadir: Tampil Gagah ala Penjelajah Alam, Dilengkapi Underguard Kokoh dan Pintu Belakang Swing yang Berotot
Jetour T2 i-DM resmi mengaspal di Indonesia dengan desain gagah ala penjelajah alam, underguard kokoh, pintu swing, dan teknologi PHEV.

AKURAT JAKARTA - Jetour T2 i-DM resmi mengaspal di Indonesia dengan membawa tampilan SUV bergaya penjelajah alam yang tampil gagah melalui desain bodi mengotak, underguard yang mempertegas karakter tangguh, serta pintu belakang swing dengan bentuk berotot.

Kehadiran mobil ini menambah pilihan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan berpenampilan maskulin, tetapi tetap menawarkan kenyamanan untuk menemani aktivitas sehari-hari maupun perjalanan bersama keluarga. Mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), Jetour T2 i-DM dipasarkan dengan harga Rp688 juta untuk satu varian dan lima pilihan warna.

Karakter petualang menjadi daya tarik utama SUV ini. Bentuk bodinya mengandalkan garis tegas dan proporsi mengotak yang memberikan kesan kokoh, berbeda dari desain SUV modern yang cenderung membulat.

Identitas tersebut diperkuat oleh underguard pada bagian bawah bodi, yang menambah kesan siap menghadapi perjalanan di luar lingkungan perkotaan. Meski tampil dengan nuansa off-road yang kuat, kemampuan melintasi medan berat tetap perlu dinilai berdasarkan spesifikasi teknis dan perlengkapan kendaraan, bukan hanya dari penampilan eksteriornya.

Bagian belakang Jetour T2 i-DM juga memiliki ciri khas yang mudah dikenali. Pintu bagasinya menggunakan mekanisme swing yang terbuka ke samping, menghadirkan tampilan berbeda sekaligus memperkuat kesan berotot pada buritan.

Desain tersebut sejalan dengan konsep SUV petualang yang diusungnya. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan ketersediaan ruang ketika membuka pintu bagasi, terutama saat parkir di area yang terbatas.

Di balik pintu belakang tersebut, Jetour T2 i-DM menawarkan kompartemen bagasi yang luas dengan permukaan lantai relatif rata. Ruang ini dapat dimanfaatkan untuk membawa koper, tas, maupun perlengkapan perjalanan keluarga.

Untuk membantu penataan barang, tersedia gantungan dan jaring penyimpanan yang membuat berbagai perlengkapan lebih mudah diatur. Kehadiran soket listrik di area bagasi juga menambah kepraktisan ketika kendaraan digunakan untuk aktivitas luar ruangan, selama perangkat yang digunakan sesuai dengan spesifikasi soket tersebut.

Karakter gagah yang terlihat dari luar ternyata tidak membuat interior Jetour T2 i-DM kehilangan sentuhan modern. Dashboard dirancang dengan tata letak simetris dan garis tegas, sedangkan penggunaan material berkualitas tinggi serta aksen jahitan kontras memberikan tampilan yang lebih rapi. Lingkar kemudi flat-bottom berlapis kulit dilengkapi tombol multifungsi untuk memudahkan pengoperasian sejumlah fungsi kendaraan dari posisi pengemudi.

Informasi berkendara disajikan melalui panel instrumen digital layar sentuh di balik kemudi. Di bagian tengah dashboard, terdapat head unit berukuran besar dengan desain floating display yang menjadi pusat kendali hiburan dan konektivitas.

Pengaturan mode berkendara juga menjadi bagian dari sistem yang dapat diakses melalui perangkat kontrol di dalam kabin. Penataan ini memperlihatkan bagaimana Jetour menggabungkan desain interior bernuansa kokoh dengan pendekatan teknologi yang lebih modern.

Konsol tengah menjadi salah satu bagian yang menonjol berkat penggunaan tuas transmisi berbentuk joystick dengan tampilan menyerupai kristal. Di dekatnya, tersedia kenop putar untuk memilih mode berkendara dengan simbol yang dirancang agar mudah dikenali. Fasilitas wireless charger turut disediakan untuk mengisi daya ponsel tanpa harus menghubungkannya dengan kabel, selama perangkat mendukung pengisian daya nirkabel.

Meski tampil modern, area konsol tengah masih memiliki beberapa kekurangan dalam penggunaan sehari-hari. Simbol pada bagian tersebut dinilai kurang kontras ketika terkena sinar matahari, sehingga lebih sulit terlihat pada siang hari.

Posisi port pengisian daya kabel di bagian bawah konsol juga terasa kurang mudah dijangkau dari kursi pengemudi. Hal ini menjadi catatan bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan akses terhadap berbagai fasilitas kendaraan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix