Bukan Sekadar Renovasi, Bantuan Rp25 Juta BAZNAS Menyasar Madrasah dengan Siswa Rentan

AKURAT JAKARTA - Ruang kelas yang rusak bukan hanya persoalan bangunan.
Kondisi atap bocor, plafon bermasalah, atau meja dan kursi yang tidak memadai dapat mengganggu kenyamanan siswa saat mengikuti pelajaran.
Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam Program Madrasah Layak Belajar 2026 yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Tahun ini, sebanyak 700 madrasah menjadi sasaran bantuan renovasi ruang belajar dengan dana Rp25 juta untuk setiap madrasah penerima yang memenuhi ketentuan.
Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi siswa dan kerentanan lingkungan tempat madrasah berada.
Dengan demikian, bantuan diarahkan kepada lembaga pendidikan yang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki fasilitas pembelajaran.
Bantuan Renovasi untuk Madrasah yang Membutuhkan
Program Madrasah Layak Belajar 2026 memperluas cakupan penerima dengan menyasar madrasah ibtidaiyah swasta (MIS) dan madrasah tsanawiyah swasta (MTsS).
Pembiayaannya bersumber dari zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya.
Dana yang diberikan sebesar Rp25 juta per madrasah secara khusus diperuntukkan bagi renovasi ruang kelas dan pemenuhan sarana belajar dasar.
Baca Juga: Mengapa Pengalaman Memalukan Sulit Dilupakan? Ini Kaitannya dengan Hormon Stres
Komponen yang dapat diperbaiki meliputi dinding, atap, plafon, lantai, kusen, jendela, dan pintu.
Bantuan juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan kelas, seperti meja, kursi, papan tulis, dan lemari.
Pembatasan penggunaan dana tersebut menunjukkan bahwa bantuan diarahkan untuk meningkatkan kelayakan ruang belajar, bukan untuk membiayai kebutuhan lain di luar ketentuan program.
Bagi madrasah yang memiliki keterbatasan anggaran, dukungan ini dapat menjadi salah satu cara untuk memperbaiki fasilitas yang berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar.
Kondisi Siswa Ikut Menentukan Kelayakan Penerima
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Olympiacos vs Sparta Praha di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Tuan Rumah di Georgios Karaiskakis
- 5Prediksi Skor Omonia vs Benfica di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Berat di Markas The Shamrock
- 6Prediksi Skor Ipswich Town vs Nottingham Forest di Premier League, 24 Oktober 2026: Tim Manakah yang Mampu Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Lyon di UEL, 23 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Hentikan Laju Les Gones?
- 8Prediksi Skor OFI Crete vs Bayer Leverkusen di UEL, 22 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Laju Die Werkself?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





