Usai Kontestasi Pilkada 2024, Ridwan Kamil Akan Fokus di Bidang Akademik dan Bisnis

AKURAT JAKARTA - Usai berkontestasi dalam Pilkada Jakarta 2024, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK) mengatakan akan fokus terhadap dua bidang selain politik, yaitu bidang akademik dan bisnis.
Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengatakan, dalam menjalani hidup, dirinya mengaku punya tiga dimensi, yaitu dimensi akademik, dimensi bisnis, dan dimensi politik.
Pilkada Jakarta yang sudah selesai adalah wujud ikhtiar dirinya di dimensi politik. Pasca pilkada, Ridwan Kamil mengaku punya lebih banyak waktu untuk fokus di dua dimensi lainnya.
"Saya itu hidupnya ada tiga dimensi. Ada dimensi politik, ada dimensi akademik, ada dimensi bisnis. Ketika dimensi politik sekarang sudah selesai, saya akan fokus di dua dimensi lain," ujar RK kepada wartawan, Rabu (18/12/2024).
"Dimensi akademik, mengajar lagi, ada tawaran di luar negeri juga. Dimensi bisnis, ada bisnis kopi, ada berbagai macam bisnis,” imbuhnya.
Kemudian, ia sangat bersyukur karena mendapat banyak kesempatan untuk berkiprah dan mengabdikan diri. Bagi dirinya yang terpenting adalah bisa bermanfaat dan terus memberi manfaat bagi sesama.
Baca Juga: Harapan Kementrian Agama Kabupaten Tangerang ke Wakil Bupati Tangerang Terpilih Intan Nurul Hikmah
Tak hanya itu, RK menyampaikan bahwa menang dan kalah dalam kontestasi maupun kompetisi adalah hal biasa. Baginya setiap yang siap menang harus juga siap kalah.
Politisi Partai Golkar itu pun memastikan akan tetap dan terus berkarya sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Kalau sudah berkontestasi harus siap menang, harus siap kalah dan kalah itu bukan akhir dari segalanya. Kadang-kadang ada yang sifatnya nanti diganti oleh hal-hal yang lebih baik," ujarnya.
Terakhir, ia pun menyatakan bahwa dirinya selalu optimistis dalam menyikapi berbagai hal, termasuk demokrasi dan politik Indonesia.
Sebagai salah seorang anak bangsa, Ridwan Kamil yakin demokrasi Indonesia ke depan akan terus berkembang dan semakin baik.
"Yang penting Indonesia maju, damai, demokrasinya membaik. Saya masuk politik karena ingin membangun demokrasi yang lebih baik. Mudah-mudahan ke depan demokrasi kita semakin baik," harapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



