Hadiri Safari Ramadan 2026, Legislator Golkar Farah Savira Ajak Kader Jaga Soliditas Sebelum Pemilu

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, mengajak seluruh kader Partai Golkar di Jakarta Selatan untuk terus menjaga soliditas dan kekompakan, meskipun pelaksanaan pemilu masih beberapa tahun lagi.
Hal tersebut disampaikan Farah saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan yang digelar Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, bersama kader dan pengurus partai di GOR Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).
Menurut Farah, momentum Ramadan menjadi kesempatan penting bagi kader partai untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai di berbagai wilayah.
Baca Juga: Safari Ramadhan Golkar DKI, Syafi Djohan: Sarana Berbagi Kebahagiaan
"Tentu momen Ramadan ini dan Safari Ramadan Bang Zaki di periode kedua beliau adalah momen yang rutin diadakan sejak kepemimpinan beliau di periode lalu. Ini menjadi sebuah rutinitas yang rasanya wajib dilaksanakan," ujar Farah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Golkar Jakarta Selatan yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut sehingga kader dari berbagai kecamatan dapat berkumpul dan bersilaturahmi.
Dalam kesempatan itu, Farah menekankan pentingnya menjaga kekompakan partai hingga ke tingkat akar rumput. Ia mengingatkan kader agar terus membangun solidaritas di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Hadiri Safari Ramadan di Golkar Jaksel, Dadiyono Tegaskan Siap Jadi Jembatan Aspirasi Warga Jakarta
"Perlu kami sampaikan juga buat bapak ibu agar tetap menjaga kesehatan, agar tetap menjaga solidaritas Partai Golkar di mana pun wilayahnya," katanya.
Farah menambahkan, solidaritas kader perlu dijaga tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga hingga tingkat lingkungan terkecil.
"Karena kita tahu walaupun pemilu kita masih lama, tapi kita harus menjaga solidaritas, menjaga kekompakan baik di wilayah Jakarta Selatan maupun sampai tingkat RW bahkan RT," ujarnya.
Anggota Komisi E itu juga menyinggung dinamika politik ke depan yang dinilai masih memiliki banyak kemungkinan, termasuk terkait waktu pelaksanaan pemilu mendatang.
"Karena kita ke depan menghadapi berbagai tantangan, berbagai keunikan dari pemilu yang kita juga belum tahu waktunya. Kita belum tahu ke depan apakah pemilu kita tahun 2029 atau bahkan 2031," kata Farah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 3Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 4Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di UNL, 25 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Seret Gol
- 5Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 6Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Namibia vs Republik Kongo di Kualifikasi Piala Afrika, 24 September 2026: Duel Sengit di Botswana
- 8Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di UNL, 25 September 2026: Erling Haaland Berpeluang Putus Dominasi Tim Tamu
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







