Jakarta

Jelang Pilkada DKI Jakarta 2024, Golkar Terus Intensifkan Safari Politik, Setelah PKS Selanjutnya ke Demokrat dan NasDem

M Rahman Akurat | 21 Mei 2024, 19:44 WIB
Jelang Pilkada DKI Jakarta 2024, Golkar Terus Intensifkan Safari Politik, Setelah PKS Selanjutnya ke Demokrat dan NasDem


AKURAT JAKARTA - Menjelang Pilkada DKI Jakarta 2024, DPD Partai Golkar DKI terus melanjutkan safari politiknya dengan menjalin silaturahmi ke sejumlah partai politik di Jakarta. 

Pekan lalu, Golkar melakukan pertemuan dengan DPW PKS Jakarta sebagai bagian dari rangkaian safari politiknya.

"Sowan ke DPW PKS Jakarta merupakan langkah biasa dalam upaya menjalin silaturahmi politik. Golkar berencana melakukan silaturahmi serupa dengan semua partai," ungkap Sekretaris DPD Golkar Jakarta, Basri Baco, Selasa (21/5/2024).

Baco menambahkan, pertemuan dengan partai lain justru dimulai dari partai-partai non-Koalisi Indonesia Maju (KIM) pendukung Capres-Cawapres nomor 02.

Baca Juga: SERBU! 94 Mal Ini Bakal Obral Diskon hingga 70 Persen di Festival Jakarta Great Sale, Dalam Rangka HUT ke-497 Kota Jakarta, Cek Tanggalnya

"Selain bersilaturahmi, kami juga melakukan halal bihalal, berdiskusi, mencari kesamaan visi, pandangan, dan tujuan politik," tuturnya.

Lebih lanjut, Baco menyatakan bahwa dalam waktu dekat, Golkar berencana melakukan silaturahmi politik dengan Partai Demokrat dan NasDem.

Tujuan dari silaturahmi itu adalah untuk membahas berbagai hal terkait Jakarta, salah satunya terkait persiapan jelang Pilkada Jakarta 2024.

"Rencananya minggu depan kami akan bertemu dengan Demokrat, kemudian dilanjutkan dengan NasDem," jelasnya.

Meski demikian, Baco mengaku bahwa Golkar belum menentukan dengan partai mana akan berkoalisi untuk mengusung Cagub-Cawagub DKI di Pilkada 2024.

Namun yang pasti, Golkar harus berkoalisi dengan partai lain, untuk bisa mengusung pasangan calon di Pilgub Jakarta.

Baca Juga: Kapan Konser Sheila On 7 di Bandung? Jadi Kota Penutup Rangkain Bertajuk Tunggu Aku Di

Hal ini dikarenakan syarat minimal untuk menembus Pilkada Jakarta adalah memiliki 22 kursi di DPRD DKI Jakarta, sementara Golkar hanya memiliki 10 kursi.

"Kami menyerahkan keputusan tersebut kepada DPP Golkar, termasuk soal pasangan calon yang akan diusung dalam Pilkada nanti," tegasnya.

"Peran kami saat ini adalah menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan baik, sehingga ketika ada arahan dari DPP, tidak sulit untuk direalisasikan karena sudah ada komunikasi politik sebelumnya," pungkasnya.

Diketahui, DPP Partai Golkar telah menugaskan tiga kader terbaiknya untuk mempersiapkan diri maju dalam Pilgub Jakarta. 

Ketiganya adalah Wakil Ketua DPP Ridwan Kamil, Ketua DPD DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar dan Wakil ketua DPP Erwin Aksa.

Baca Juga: CATAT! Pemprov DKI Jakarta Bakal Batasi Penggunaan Alamat untuk Kartu Keluarga, 1 Rumah Maksimal untuk 3 KK, Bagaimana dengan Pindah Tugas?

Namun dari ketiga bakal calon tersebut, DPD Partai Golkar DKI Jakarta merekomendasikan Ahmed Zaki Iskandar sebagai satu-satunya bakal calon Pilgub Jakarta. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.