Pendaftaran Program Pemagangan Nasional Resmi Dibuka, Gelombang Kedua Targetkan 80.000 Peserta

AKURAT JAKARTA – Pemerintah secara resmi kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional yang dikhususkan bagi lulusan baru perguruan tinggi.
Program ini merupakan bagian dari delapan paket stimulus ekonomi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan perluasan lapangan kerja.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjelaskan, program magang ini melibatkan kolaborasi luas, tidak hanya dari perusahaan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), tetapi juga kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
“Kemnaker mendorong perluasan akses magang tidak hanya perusahaan swasta dan BUMN tetapi juga kementerian dan pemerintah daerah.
Keterlibatan perusahaan mencerminkan komitmen terhadap pembangunan sosial dan ekonomi bangsa,” ujar Yassierli dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Jaminan Gaji dan Perlindungan Negara
Menaker memastikan bahwa selama enam bulan masa pemagangan, peserta akan menerima uang saku yang disetarakan dengan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK), yang akan disalurkan melalui Bank Himbara.
Selain itu, peserta magang juga dijamin mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.
Pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp396 miliar untuk mendukung program ini, yang dibagi masing-masing Rp198 miliar untuk tahun 2025 dan 2026.
Target dan Jadwal Seleksi Gelombang Kedua
Pendaftaran program ini dilakukan secara daring melalui laman resmi Kemnaker, siapkerja.kemnaker.go.id. Menaker Yassierli menegaskan bahwa tidak ada syarat tambahan yang memberatkan bagi calon peserta.
Pada gelombang kedua, pemerintah menargetkan sekitar 80.000 lulusan baru dari berbagai daerah di Indonesia, melanjutkan gelombang pertama yang diikuti 20.000 peserta.
Tahapan Program Pemagangan Nasional Gelombang Kedua dimulai dengan pendaftaran perusahaan pada 24 Oktober hingga 5 November 2025. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar pada 6 hingga 12 November 2025.
Proses seleksi akan berlangsung dari 12 hingga 20 November 2025. Pengumuman dan penetapan peserta direncanakan pada 21 November 2025, dengan peserta mulai magang pada 24 November 2025.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi berharap program ini dapat mengatasi kendala utama para pencari kerja muda, yaitu kurangnya pengalaman.
“Kalau selama ini untuk melamar pekerjaan biasanya dipersyaratkan pengalaman, maka generasi selanjutnya akan sulit mencari pekerjaan. Idemya adalah program magang,” ujar Prasetyo.
Ia berharap, setelah program berakhir, sebagian besar peserta magang dapat direkrut sebagai karyawan tetap di lembaga atau perusahaan terkait. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




