Transjakarta Hadirkan Rute “Jakarta Heritage”, Wisata Sejarah di Tengah Modernitas

AKURAT JAKARTA - Rute baru Jakarta Heritage kini resmi hadir untuk kamu yang ingin menjelajahi sisi lain ibu kota lewat cara yang lebih santai dan berkesan.
Melalui layanan bus tingkat atap terbuka ini, kamu bisa menikmati pesona sejarah dan budaya Jakarta sambil merasakan semilir angin kota yang penuh cerita.
Rute Jakarta Heritage menjadi inovasi baru dari Transjakarta yang menyatukan konsep transportasi publik dengan pariwisata urban, menjadikan perjalanan bukan sekadar berpindah tempat, tapi juga sarana mengenal jati diri kota.
Baca Juga: Gaya Hidup Sehat dan Lezat: Ini 4 Rekomendasi Kafe dan Restoran Vegan di Jakarta
Berbeda dari rute Jakarta Skyline yang menonjolkan panorama gedung-gedung tinggi di kawasan Sudirman–Thamrin, rute Jakarta Heritage membawa kamu ke masa lalu.
Jalur ini melewati landmark bersejarah seperti Gedung Filateli, Pasar Baru, Gedung Kesenian Jakarta, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, hingga Istana Negara.
Setiap pemberhentian menghadirkan kisah tentang bagaimana Jakarta tumbuh dari kota kolonial menjadi metropolis modern.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa peluncuran rute ini bukan hanya tentang pariwisata, tapi juga tentang membangun kembali rasa bangga terhadap identitas kota.
“Rute Jakarta Heritage adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan Jakarta sebagai kota global yang ramah wisatawan, dengan transportasi modern yang sarat nilai sejarah,” ujarnya dalam peluncuran di Pos Bloc, Kamis (2/10).
Rano juga menyoroti peran Pasar Baru sebagai pusat ekonomi dan budaya yang akan kembali dihidupkan melalui rute ini.
Baca Juga: Sensasi Berenang dengan Ubur-Ubur Tak Menyengat di Surga Tersembunyi Sombori, Sulawesi Tenggara
“Kami ingin Jakarta tidak hanya dikenal sebagai kota metropolitan, tetapi juga sebagai destinasi yang menghargai warisan budayanya,” tambahnya.
Tiket dapat kamu pesan mulai 2 Oktober 2025 lewat aplikasi Transjakarta dengan harga Rp50.000 per orang.
Perjalanan perdana dimulai Senin, 6 Oktober 2025, memberi kesempatan bagi kamu untuk menikmati wajah Jakarta dari sudut yang berbeda.
Baca Juga: Asia Buktikan Diri di Langit Dunia, Dominasi Daftar Bandara Terbaik 2025
Dengan rute ini, Jakarta menegaskan diri sebagai kota yang tidak sekadar modern, tetapi juga berakar kuat pada sejarah dan budaya yang membentuknya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








