Tahun Baru di TMII Tanpa Kembang Api tapi Diganti dengan Doa Seribu Lilin yang Bikin Haru

AKURAT JAKARTA - TMII memilih jalur berbeda untuk menyambut pergantian tahun, dan di sinilah cerita menariknya dimulai.
TMII mengajak kamu merayakan tahun baru bukan dengan pesta meriah, melainkan dengan suasana penuh doa.
TMII menghadirkan acara Doa Seribu Lilin, sebuah momen refleksi yang terasa begitu menyentuh di tengah euforia pergantian tahun.
Alih-alih hingar-bingar, kamu akan diajak merenung, berbagi harapan, serta menyalakan kepedulian bagi sesama yang sedang tertimpa musibah.
Acara ini digelar di venue konser Istana Anak Anak dan dibuka untuk seluruh pengunjung.
Selain menjadi simbol kebersamaan, kegiatan tersebut juga disertai penggalangan dana yang hasilnya diharapkan bisa membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“TMII akan menyelenggarakan Doa Seribu Lilin serta aksi penggalangan dana yang terbuka bagi seluruh pengunjung,” dikutip dari siaran resmi TMII.
Keputusan penyelenggara semakin menegaskan bahwa tahun baru kali ini memiliki makna berbeda.
Pihak pengelola menegaskan tidak ada pesta kembang api.
Baca Juga: Wisata Edukasi Akhir Tahun, Teater Bintang Planetarium Jakarta Kembali Dibuka
“Sejalan dengan kondisi yang tengah dihadapi bangsa saat ini, TMII tidak akan menghadirkan pertunjukan kembang api pada malam Tahun Baru,” katanya.
Langkah ini merupakan bentuk empati kepada warga di sejumlah daerah yang sedang mengalami musibah.
“TMII meyakini bahwa Tahun Baru bukan semata tentang perayaan, melainkan tentang kepedulian dan solidaritas sebagai satu bangsa,” ungkap pihak TMII.
Baca Juga: Enam Jalur Ditutup, Ini Rahasia di Balik Penutupan Gunung Rinjani Selama 3 Bulan ke Depan
Meski tanpa kembang api, kamu tetap bisa menikmati berbagai aktivasi budaya dan hiburan multisensori sepanjang libur Nataru.
Pertunjukan tradisi, kuliner Nusantara, hingga musik modern berpadu untuk menghadirkan pengalaman yang bermakna.
Seperti disampaikan Direktur Utama IDM Febrina Intan, tema liburan kali ini menghadirkan hadiah berupa kisah penuh makna, bukan sekadar hiburan.
Baca Juga: Mau ke Ragunan Saat Nataru? Ini Hal Penting yang Harus Kamu Tahu
Plt Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, menegaskan bahwa program sosial dan pemberdayaan UMKM tetap berjalan.
Lebih dari 50 pelaku UMKM, artisan, dan komunitas budaya ikut terlibat agar manfaat liburan ini terasa lebih luas.
Sementara itu, Sorak Sorai Festival 2.0 menghadirkan deretan musisi favorit, ditambah instalasi seni, air mancur menari, hingga atraksi keluarga yang ramah anak.
Baca Juga: Dari Bogor hingga Bali, Taman Safari Ajak Kamu Belajar Sambil Berwisata di Libur Akhir Tahun
Dengan konsep ini, kamu diajak merayakan pergantian tahun secara lebih tenang, penuh refleksi, namun tetap menyenangkan.
TMII ingin memastikan bahwa setiap pengunjung pulang membawa pengalaman yang bukan hanya seru, tapi juga berarti. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









