Wisata Tanam Mangrove di TWA Angke Kapuk, Seru dan Penuh Edukasi

AKURAT JAKARTA - Edukasi wisata berkelanjutan di Jakarta kini bisa kamu mulai dengan cara sederhana namun bermakna.
Salah satunya adalah lewat kegiatan menanam bakau.
Aktivitas ramah lingkungan ini bisa dilakukan di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, kawasan konservasi yang menjadi rumah bagi ratusan jenis flora dan fauna khas pesisir Jakarta.
Selain seru dan menenangkan, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga kelestarian alam Ibu Kota.
TWA Angke Kapuk membentang seluas 99,82 hektar, dan hanya sekitar 10 persen dari luas total kawasan yang digunakan untuk kegiatan pemanfaatan.
Dulunya, kawasan ini sempat rusak akibat aktivitas tambak ikan, namun kini telah direstorasi menjadi area konservasi ekosistem mangrove.
Tak hanya menjadi ruang hijau dan tempat wisata, area ini juga berfungsi sebagai habitat alami bagi berbagai jenis burung air dan satwa pesisir lainnya.
Kamu bisa ikut serta dalam program penanaman mangrove yang disediakan pengelola sebagai bentuk edukasi lingkungan.
Selain belajar, kegiatan ini juga memberikan pengalaman baru menikmati wisata alam di tengah kota.
Baca Juga: Berani Coba? 5 Destinasi Wisata Ekstrem Dunia yang Uji Nyali dan Ketahanan Tubuhmu
Untuk menuju TWA Angke Kapuk, kamu bisa datang ke Jalan Mualim Teko, Pantai Indah Kapuk, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
Jika menggunakan Transjakarta, turunlah di Halte Buddha Tzu Chi, lalu lanjut berjalan kaki sekitar 10 menit menuju pintu masuk kawasan.
TWA Angke Kapuk buka setiap hari.
Baca Juga: Gemi Coffee Supply, Surga Baru Pecinta Kopi di Tengah Margonda
Pada hari biasa, jam operasionalnya mulai pukul 08.00–18.00 WIB, sementara pada akhir pekan dan hari libur buka lebih awal, yakni 07.00–18.00 WIB.
Harga tiket masuknya cukup terjangkau: mulai dari Rp30.000 untuk wisatawan lokal di hari biasa, dan Rp35.000 saat akhir pekan.
Untuk pelajar atau mahasiswa dalam rombongan, tarifnya hanya Rp15.000–Rp20.000 per orang.
Selain itu, di kawasan ini juga tersedia Mangrove House Café dan area kantin yang buka hingga pukul 19.00 WIB — cocok buat kamu yang ingin bersantai setelah beraktivitas.
Jadi, kalau kamu ingin berlibur sambil berkontribusi menjaga alam, TWA Angke Kapuk bisa jadi destinasi ideal di Jakarta. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 3Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 8Kabar Gembira! BSU Rp 900 Ribu untuk Pekerja Cair November-Desember 2026, Ini Syarat Lengkapnya
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







