Jakarta

Dari Yunani ke UEA: Deretan Hukum Internasional Paling Aneh tapi Nyata

Zainal Abidin | 7 November 2025, 16:45 WIB
Dari Yunani ke UEA: Deretan Hukum Internasional Paling Aneh tapi Nyata

AKURAT JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan bisa didenda hanya karena memakai sepatu hak tinggi atau membuat istana pasir di pantai?

Beberapa hukum internasional paling unik di dunia bisa membuatmu tercengang jika tidak mengetahuinya sebelum berlibur.

Aturan-aturan ini memang terdengar aneh, namun memiliki tujuan untuk melindungi lingkungan, menjaga budaya, hingga mempertahankan ketertiban publik.

Baca Juga: 17 Musisi Top Siap Guncang Lampung Fest 2025, Berlangsung di PKOR Way Halim pada 11-25 November, Simak Jadwal Lengkapnya, Gratis!

Jadi, sebelum kamu mengemas koper, ada baiknya mengenal dulu beberapa larangan tak biasa yang berlaku di berbagai negara.

1. Yunani

Negara ini melarang penggunaan sepatu hak tinggi di situs bersejarah seperti Acropolis.

Baca Juga: Ingat! Wali Bersama Sejumlah Band Lokal Siap Meriahkan Penutupan Maja Fest 2025 pada Sabtu 8 November, Harga Tiketnya Cuma Rp 10 Ribu

Aturan tersebut diterapkan agar permukaan lantai kuno dan bangunan bersejarah tetap terjaga dari kerusakan.

Jadi, jika kamu berencana menjelajahi reruntuhan kuno, sebaiknya gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak merusak lantai bersejarah tersebut.

2. Jepang

Baca Juga: 9 Hal yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Naik Kapal Pesiar untuk Pertama Kalinya

Negeri Sakura memiliki hukum yang dikenal sebagai Metabo Law, yang mengharuskan penduduk berusia 40–74 tahun untuk mengukur lingkar pinggang tiap tahun.

Bila melebihi batas, kamu bisa diminta mengikuti konseling kesehatan.

Tujuannya bukan untuk menghukum, tetapi mendorong masyarakat hidup lebih sehat dan mencegah obesitas.

Baca Juga: Terungkap! Inilah Pulau Terbaik di Dunia Tahun 2026, Bali dan Lombok Masuk Daftar Bersama Surga Tropis Dunia

3. Spanyol

Di Spanyol, membangun istana pasir di beberapa pantai seperti Levante di Benidorm atau di Tenerife bisa membuatmu dikenai denda sekitar £130.

Alasannya, agar pantai tetap bersih dan rapi tanpa tumpukan pasir buatan.

Baca Juga: Siap-siap! Aftershine, Fanatik Cidro, Kohi Sekai, Sandhung Lamur, dan Asmaralaras Siap Meriahkan Teras Malioboro Jelang Akhir Pekan Ini, Gratis!

4. Singapura

Kota Singa juga terkenal dengan aturannya yang ketat, termasuk larangan menjual dan mengonsumsi permen karet di tempat umum.

Jika kamu tertangkap membuang permen karet sembarangan, siap-siap saja menerima denda yang tidak kecil.

Baca Juga: Siap-Siap! Biaya Pendakian Gunung Rinjani Resmi Naik Mulai 3 November 2025

5. Venesia dan London

Di Venesia dan London, memberi makan merpati dilarang karena dianggap mengotori lingkungan dan merusak bangunan tua.

6. Swiss

Baca Juga: Ngayogjazz 2025: Nikmati Musik Jazz Diundang Mbokmu Secara Gratis! Cek Tanggal dan Lokasinya di Sini

Beberapa apartemen lama di Swiss punya aturan aneh: kamu tidak boleh menyiram toilet setelah jam 10 malam agar tidak mengganggu ketenangan penghuni lain.

7. Denmark

Pemberian nama bayi di Denmark harus melalui persetujuan pemerintah.

Baca Juga: Pecinta Kuliner Sate Merapat! FESTA 2025 Digelar di Alun-Alun Hanggawana Slawi pada 13 November, Gratis 12.000 Tusuk Sate Tegal

Nama di luar daftar resmi wajib diajukan dan disetujui lebih dulu.

8. Kanada

Kanada juga punya aturan unik.

Baca Juga: Saksikan Festival Wayang Orang 2025 di Simpang Lima Semarang Akhir Pekan Ini, Dimeriahkan Komedian Nunung dan Cak Lontong, Gratis!

Kamu tidak bisa membayar dengan terlalu banyak koin dalam satu transaksi karena dibatasi oleh Currency Act.

9. Milan

Di Milan, Italia, warga diwajibkan tersenyum di tempat umum.

Baca Juga: Balikpapan Fest 2025: Dimeriahkan Konser Dewa 19 hingga Pertelon Koplo, Berlangsung 4 Hari Dimulai Hari Ini, Berikut Rangkaian Acaranya!

Meski jarang ditegakkan, aturan ini tetap sah secara hukum.

10. Uni Emirat Arab

Di negara Arab ini kamu wajib menjaga tutur kata.

Baca Juga: Jangan Lupa! Konser WJF 2025 di Kiara Artha Park Bandung Minggu Besok, Ada The Changcuters, King Nassar, Doel Sumbang, Kunto Aji, hingga Dangdut Racun

Mengucapkan kata-kata kasar di tempat umum atau media sosial bisa membuatmu berurusan dengan hukum.

Berbagai aturan ini mungkin terdengar aneh, tapi semuanya punya alasan logis di baliknya.

Jadi, sebelum melancong ke negara lain, pastikan kamu sudah memahami hukum lokal agar perjalananmu tetap aman dan menyenangkan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.