Jakarta

Apakah Pengguna PLN daya 1300 VA Dapat Subsidi 50 Persen di Bulan Juni 2025?

Winda Wahdania | 25 Mei 2025, 16:13 WIB
Apakah Pengguna PLN daya 1300 VA Dapat Subsidi 50 Persen di Bulan Juni 2025?

AKURAT JAKARTA - Pemerintah akan kembali memberikan diskon 50 persen bagi pelanggan PLN mulai tanggal 5 Juni 2025 mendatang.

Muncul banyak pertanyaan di masyarakat, apakah pengguna listrik 1300 VA ke atas bisa mendapat diskon 50 persen di bulan Juni 2025?

Ada beberapa kriteria pengguna yang bisa mendapatkan diskon ini.

Baca Juga: PLN Adakan Diskon 50 Persen untuk Transaksi Tambah Daya, Begini Cara Dapatnya

Melalui Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto memberikan penjelasan bahwa untuk besaran diskon akan sama seperti pada bulan Januari - Februari lalu.

Namun, kriteria yang bisa mendapatkan manfaat ini tidak sebanyak sebelumnya.

Hanya pengguna listrik PLN dibawah 1300VA, berarti hanya pengguna listrik 450VA dan 900VA yang bisa merasakan diskon pada bulan Juni mendatang.

Baca Juga: PLN Tembus Rp138 Triliun, Ini Daftar 5 BUMN dengan Nominal Utang yang Fantastis

Untuk pelaksanaannya direncanakan akan seperti diskon yang sudah dilakukan bulan Januari - Februari lalu.

Bagi pengguna listrik pasca bayar akan mendapat potongan harga 50 persen saat membayar tagihan, dan pengguna listrik pra bayar atau token akan mendapat dua kali lipat daya.

Langkah diskon listrik ini menjadi salah satu paket intensif ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah.

Baca Juga: Masih Buka Mudik Gratis PLN, Kuota 11 Ribu, Simak Info Pendaftaran, Rute dan Jadwal Keberangkatan

Selain diskon listrik, akan ada 5 diskon lainnya, seperti diskon tiket pesawat, diskon tarif tol, bantuan subsidi upah, bantuan sosial pangan dan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan.

Semua hal teknis pelaksanaan yang berkaitan dengan enam paket intensif ekonomi ini direncanakan akan rampung sebelum tanggal 5 Juni mendatang.

Tujuan dari ini semua adalah untuk meningkatkan daya beli masyarakat. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.