Jakarta

Seruan MUI: Ayo Ikut Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel, 2 Juta Orang Bakal Kepung Monas Minggu Besok

Sastra Yudha | 3 November 2023, 16:18 WIB
Seruan MUI: Ayo Ikut Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel, 2 Juta Orang Bakal Kepung Monas Minggu Besok

AKURAT JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan kepada umat Islam Indonesia untuk Aksi Bela Palestina yang akan digelar di kawasan Monas, pada Minggu 5 November 2023 lusa.

Aksi Bela Palestina akan diikuti oleh sekitar 2 juta orang, antara lain dari MUI, Ormas Islam, tokoh lintas agama, buruh, mahasiswa dan masyarakat umum lainnya.

Sejumlah tokoh akan menyampaikan orasi kebangsaan dan kemanusiaan yang berisi pembelaan terhadap rakyat Palestina dan mengutuk agresi militer Israel di Gaza, Palestina.

Wakil Ketua MUI yang juga Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengatakan pengamanan telah disiapkan agar aksi akbar berlangsung damai.

Perlengkapan acara seperti kesiapan panggung, toilet, hingga ambulans juga sudah disiapkan.

Baca Juga: Daftar Lengkap 138 Negara yang Dukung Kemerdekaan Palestina, Nama Sesuai Abjad

Aksi Bela Palestina ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00 WIB.

Meski diikuti 2 juta massa, namun Hidayat menjamin aksi akan berlangsung damai dan tertib.

"Acara sudah dapat izin, di Monas, insyaallah tidak kurang dari 2 juta peserta yang akan hadir. Ini menunjukkan Indonesia tidak main-main dalam konstitusi, menolak penjajahan," jelas Hidayat.

Dikatakan Hidayat, kejahatan kemanusiaan Israel atas Palestina jelas bertentangan dengan konstitusi dan rasa kemanusiaan.

Indonesia tegas pada posisi menolak segala bentuk penjajahan yang dilakukan Israel.

Baca Juga: 7 Produk Alternatif Lokal untuk Bela Palestina, Cara Lain Boikot Produk Pro Israel

"Bung Karno dulu luar biasa tolak Israel. Beliau tegas menyatakan, selama kemerdekaan belum diberikan kepada Palestina, maka selama itu Israel penjajah dan Indonesia tidak buka hubungan dengan Israel. Kita lanjutkan pesan bersejarah itu," tegasnya.

Sementara Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menyatakan bahwa aksi ini untuk menunjukkan sikap Indonesia atas penjajahan Israel terhadap Palestina.

"Masyarakat Indonesia mengutuk terhadap agresi Israel. Kita menginginkan ada perdamaian di Palestina dan dalam waktu dekat gencatan senjata yang kita inginkan," katanya, Jumat (3/11/2023).

Pada aksi bela Palestina ini, akan disampaikan sejumlah tuntutan terkait bencana kemanusiaan di Palestina dan Israel.

"Tuntutan paling mendesak ialah hentikan penindasan, penyerangan, dan lakukan gencatan senjata. Itu tuntutan mendesak. Karena banyak masyarakat sipil yang menjadi korban. Ada anak-anak, wanita, hingga orang tua," kata dia.

Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Pameran Seni Gratis di Gedung Tertinggi di Indonesia

Sebagai informasi tambahan, hingga Jumat (3/11/2023) ini, Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa korban tewas atas agresi Israel telah mencapai 9.061 orang.

Dari jumlah korban tewas itu, sebanyak 3.760 orang di antaranya adalah anak-anak dan 2.326 merupakan perempuan. Selain korban meninggal dunia, 32.000 orang mengalami luka-luka akibat serangan Israel. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.