Jakarta

Pengakuan Bersejarah: Prancis Resmi Akui Kedaulatan Palestina

Aisya Nur Aziza | 23 September 2025, 22:54 WIB
Pengakuan Bersejarah: Prancis Resmi Akui Kedaulatan Palestina

 


AKURAT JAKARTA— Presiden Prancis, Emmanuel Macron, membuat pernyataan bersejarah di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Senin (22/09/2025).

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Solusi Dua Negara untuk Israel-Palestina, Macron secara resmi mengumumkan bahwa Prancis mengakui Negara Palestina.

Langkah ini diambil sebagai respons atas situasi yang kian mendesak di Timur Tengah, di mana ia melihat "kesendirian ganda" yang dialami oleh kedua pihak.

Baca Juga: Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tak Naik hingga Periode Ini

"Waktunya telah tiba," tegas Macron.

Ia bahkan menyebut "mimpi buruk" yang dialami Israel pasca serangan 7 Oktober, serta penderitaan tak berkesudahan yang menimpa rakyat Palestina sudah harus dihentikan.

Menurut Macron, pengakuan ini merupakan langkah krusial untuk mencegah "hal terburuk" yang bisa saja terjadi, seperti pengorbanan lebih banyak warga sipil, pengusiran penduduk Gaza, aneksasi Tepi Barat, dan nasib para sandera Hamas yang tidak jelas.

Baca Juga: Mic Prabowo Mati saat Pidato di PBB, Kemlu Buka Suara

"Waktunya telah tiba untuk menegakkan keadilan bagi rakyat Palestina dan dengan demikian mengakui negara Palestina, sebuah negara saudara, tetangga di Gaza, di Tepi Barat, dan di Yerusalem," kata Macron dengan lantang.

Disisi lain, pengumuman dari Macron tersebut langsung disambut meriah oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang turut hadir dalam KTT.

Ia memberikan apresiasi dengan tepuk tangan sambil berdiri (standing ovation) bersama delegasi Indonesia lainnya.

Baca Juga: Prabowo Bertemu Sekjen PBB, Bahas Peran Indonesia dalam Perdamaian Global

Hal ini menunjukkan dukungan penuh Indonesia terhadap langkah berani Prancis.

Sebelumnya, niat Prancis untuk mengakui Palestina sudah diutarakan oleh Macron pada hari Jumat (19/09/2025) melalui akun media sosialnya, di mana ia menyampaikan langsung kepada Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas.

Langkah ini menjadikan Prancis sebagai salah satu negara besar di Eropa yang secara resmi mengakui Palestina, mengikuti jejak negara-negara lain yang telah mengambil keputusan serupa. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.