Perusahaan Nestle Indonesia PHK Ratusan Pegawai, Dampak Boikot Produk Pro Israel? Begini Jawaban Mereka

AKURAT JAKARTA - PT Nestle Indonesia melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 126 karyawan pada akhir Oktober 2023.
Keputusan ini menimbulkan reaksi kekecewaan dari Serikat Buruh Nestle Indonesia Kejayan (SBNIK).
Manajemen PT Nestle Indonesia menyebut, langkah PHK ini sebagai bagian dari transformasi bisnis. Namun SBNIK menyatakan ketidaksetujuan terhadap keputusan tersebut.
"Dengan sangat menyesal, beberapa peran karyawan akan terdampak sebagai hasil dari perubahan ini, di salah satu pabrik kami, di Kejayan (Jawa timur)," kata manajemen PT Nestle Indonesia, dikutip Rabu (15/11/2023).
Baca Juga: Ikuti Fatwa MUI Terkait Dukungan ke Palestina, Bittersweet by Najla Berhenti Kerjasama dengan Produk Pro Israel
"Dikarenakan sudah tidak adanya peran di dalam transformasi bisnis ini," sambungnya.
Alasan di balik PHK ini adalah berbagai tantangan signifikan yang dihadapi Nestle dalam beberapa tahun terakhir, mempengaruhi volume produksi pabrik di berbagai kategori produk seperti Dancow dan Bearbrand.
Nestle berharap, langkah ini akan membuat bisnis mereka lebih efisien, menghadapi tantangan pasar, dan meraih peluang pertumbuhan dalam jangka panjang.
Diketahui, produk Nestle menjadi salah satu sasaran boikot masyarakat, karena dianggap mendukung Israel.
Apalah PHK karyawan secara besar-besaran ini imbas dari boikot produk-produknya?
Baca Juga: Daftar 98 Artis Jadi Caleg DPR-RI di Pemilu 2024, Paling Banyak dari PAN dan PDIP, Simak Dapilnya!
Manajemen Nestle Indonesia membantah dugaan tersebut. Mereka beralasan melakukan PHK karena dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telah menghadapi berbagai tantangan signifikan di pasar, yang berdampak pada volume produksi berbagai produk di pabrik Nestle Indonesia mengalami penurunan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs Stuttgart di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Pertahankan Rekor Sempurna?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





