Cara Unik Korlantas Kenalkan Lalu Lintas Pada Anak Usia Dini Melalui Karakter POLLMAN

AKURAT.CO Menyemai pengenalan serta pemahaman tentang tindakan dan perbuatan yang baik dan postitif akan efektif bila dilakukan sejak anak dalam masa keemasan usia pertumbuhan dan perkembangannya.
Hal inilah yang dilakuakan Korps Lalu lintas (Korlantas) Polri yang menginisiasi acara yang obyektifnya adalah menanamkan disiplin berlalu lintas pada anak usia dini.
Korlantas Polri menggelar acara sosialisasi fungsi pendidikan masyarakat (dikmas) pada anak usia dini.
Baca Juga: Reformasi Pendidikan: Sebuah Perayaan Kemitraan Australia-Indonesia
Kegiatan tersebut digelar untuk memberi injeksi pemikiran tentang pentingnya pemahaman dan perkenalan disiplin berlalu lintas yang baik sejak usia dini.
Acara tersebut digelar di Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara, Buperta Cibubur, Jakarta.
Rangkaian acara didesain sedemikian rupa yang dikemas dengan konsep menarik sehingga anak-anak mendapat pengalaman positif dengan beberapa kegiatan menarik seperti mewarnai dan kolase ilustrasi tentang sosok polisi dan lalu lintas.
Baca Juga: Sore Ini, SoundioEIC Ramaikan Jakarta dengan Konser Gratis di Anjungan Sarinah
Anak-anak pun dapat pengalaman ikut berkendaraan di kendaraan polisi jalan raya (PJR).
Kegiatan yang di pagi itu dibuka dengan penampilan Polisi Cilik (Pocil) dalam baris berbaris dengan koreografi baris- berbaris yang menarik.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi momenyum bagi Korlantas Polri memperkenalkan karakter polisi lalu lintas masa depan yang disingkat dan selanjutnya manjadi julukan yaitu Pollman. Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meluncurkan karakter Pollman.
Baca Juga: Gratis! Konser Rizky Febian dan Jaz Hayat di Jakarta Akhir Pekan Ini, Cek Jadwalnya di Sini
"Kita dititipkan oleh Tuhan, anak-anak lucu kita ini dengan suatu tanggung jawab pendidikan dan pengkondisian mental dan kesehatan mereka serta bersama-sama dengan kita di jalan sehingga pembangunan di negeri ini bisa terjamin dengan anak-anak yang sehat,” ujar Firman.
Usia 0-5 tahun menurut Firman, adalah masa penyerapan pengetahuan dan informasi, di mana pada usia ini disebut sebagai masa golden age atau masa keemasan di mana perkembangan saraf motorik dan kognititf anak berada dalam tahapan terpenting.
"Program sosialisasi lalu lintas pada anak usia dini tahun 2023 yang dilaksanakan pada hari ini sebagai upaya Korlantas Polri dalam menanamkan sedini mungkin kepada anak-anak tentang pentingnya disiplin berlalu lintas," lanjutnya.
Baca Juga: Gratis! Konser Rizky Febian dan Jaz Hayat di Jakarta Akhir Pekan Ini, Cek Jadwalnya di Sini
Diharapkan melalui tokoh Pollman ini sebagai proses pengidolaan dari anak-anak ke karakter Polisi bisa terjadi dan penanaman nilai-nilai edukasi lalu lintas menjadi lebih mudah bagi anak-anak.
“Pekerjaan pendidikan ini tidak pernah selesai, kita akan siapkan generasi demi generasi seterusnya dan bekerjasama dengan bapak dan ibu yang concern masalah anak, semua kita lakukan dengan pendekatan yang berbagai macam termasuk tokoh Pollman ini,” jelas Firman.
Kegiatan anak-anak secara bersamaan dan paralel seperti pengenalan rambu lalu lintas, kunjungan ke museum lalu lintas yang berada di Taman Lalu Lintas ini, maupun secara tidak langsung yaitu melalui pemutaran film animasi 3 dimensi karakter polisi lalu lintas masa depan (Pollman) di Mini Theater Taman Lalu Lintas Cibubur.
Baca Juga: Sepatu Docmart Hasil Curian Dijual di Medsos, Diciduk Polisi dengan Cara COD
Untuk lomba mewarnai dan kolase, pihak Korlantas telah menyiapkan hadiah dari Rp 750 ribu untuk juara 3 hingga juara pertama, sang anak bisa membawa pulang hadiah uang Rp 1,5 juta.
Pemerintah Dukung Sosialisasi Lalu lintas Untuk PAUD
Kegiatanyang diselenggarakan Korlantas ini mendapat dukungan dari pihak pemerintah. Terutama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi). Mereka pun berkolaborasi untuk menggelar kegiatan ini.
"Jadi kami sangat support dan mengapresiasi kegiatan ini. Kenapa? Karena melalui kegiatan ini, kami memperkenalkan tertib lalu lintas dengan cara yang menyenangkan," kata Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi DKI Jakarta, Suryani Tholib.
"Sehingga anak-anak tidak merasa takut, anak-anak merasa happy, anak-anak senang karena dia bisa bergerak dan bisa melihat hal-hal yang konkret. Jadi lebih mendalam. Jadi membangun kemampuan fondasi anak dengan cara menyenangkan dan menguatkan karakter, khususnya nilai-nilai budi pekerti. Dalam hal ini tertib berlalu lintas," lanjutnya.
Membangun fondasi sejak kecil, tambah Suryani, akan sangat baik sekali sehingga menjadi kokoh sehingga ke depannya menjadi SDM generasi emas Indonesia dan tentunya menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Baca Juga: Ketum PITI Ipong Hembing Putra Menangkan Gugatan Merek Logo PITI di PN Jakpus
Senada dengan Suryani, Ketua umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) sekaligus pemerhati anak, Prof. DR. Seto Mulyadi yang dikenal dengan nama Kak Seto, mengapresiasi acara yang dihelat Korlantas tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai salah satu langkah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Menurut Kak Seto, kegiatan ini menjadi proses pembelajaran untuk bersikap disiplin serta menjadi sarana guna melatih perkembangan anak itu sendiri.
“Kami dari LPAI mengapresiasi sosialisasi lalu lintas pada anak usia dini yang merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Korlantas Polri dan memberikan edukasi kepada anak-anak secara baik mulai dari Lomba Mewarnai kemudian Kolase pemutaran film animasi dan sebagainya. Para kakak-kakak Polri yang selalu senyum, selalu penuh persahabatan. Nah ini yang membuat mereka senang belajar dan pada akhirnya mencintai polisi sejak dini. Sekali lagi selamat untuk Pak Firman atas semua upayanya beserta segenap jajaran dan mohon media menyebarluaskan gagasan ini. Bukan hanya di pusat, tetapi mungkin di Bandung ada Taman Lalu Lintas, dan taman-taman lalu lintas di berbagai tempat. Polda-Polda, Polres-Polres, dan Polsek ikut mendukung kegiatan ini,” tutur Kak Seto.
Para pendidik yang mendampingi anak-anak PAUD mengutarakan kegembiraannya mengikuti acara gebyar sosialisasi lalu lintas untuk PAUD ini. Salah satunya, Siti Hajar.
“Hari ini luar biasa banget ya, kita diundang untuk hadir di sini dengan membawa siswa-siswi PAD kami. Ini luar biasa, menurut kami jarang ada kesempatan seperti ini. Kemudian sejalan dengan pembelajaran atau pendidikan yang harus kami berikan kepada anak-anak usia dini. Mengenalkan lalu lintas ya, sosialisasi lalu lintas. Anak-anak itu jadi kenal dengan siapa polisi tadi. Kemudian ikut dengan polisi bagaimana tadi berpatroli. Kemudian diperkenalkan dengan rambu-rambu lalu lintas. Kemudian tadi diberikan film, bagaimana kita disiplin dalam berlalu lintas,” kata Siti.
Semua kegiatan di acara tersebut, lanjut Siti, sangat bermanfaat, terutama untuk pembelajaran buat anak-anak.
Baca Juga: Jalankan Program Transformasi 5.0 Sejak 2021, Bank DKI Torehkan Sejumlah Hasil Positif
“Sejak kecil anak-anak itu diperkenalkan tentang disiplin, kemudian tentang profesi. Dan ini sejalan dengan kurikulum merdeka, yang sekarang diterapkan untuk kami. Bagaimana kami harus menanamkan karakter, disiplin. Kemudian mengenal lingkungannya, jadi ini luar biasa buat kami. Harapan kami ke depannya kegiatan seperti ini bisa dilakukan lagi, dengan peserta yang lebih banyak. Buat kami guru-guru, (kegiatan) itu sangat bermanfaat, apalagi buat anak-anak kami. Jadi kalau bisa mungkin secara berkala tidak hanya sekali dalam setahun. Kemudian menjangkau seluruh lembaga PAUD ya, di setiap kelurahan atau kecamatan, atau paling tidak perwakilannya seperti itu,” tutup Siti Hajar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



