Jakarta

Sejarah Jakarta: Dari Tanaman Pinang dan Leunca, Menjadi Pinang Ranti

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 26 Desember 2023, 09:51 WIB
Sejarah Jakarta: Dari Tanaman Pinang dan Leunca, Menjadi Pinang Ranti

AKURAT JAKARTA - Membahas dan mengulik sejarah Jakarta memang tidak akan permah ada habisnya.

Sebab, di ibukota banyak sekali tempat, budaya, bahkan kuliner yang penuh cerita.

Nah, di sejarah Jakarta kali ini, Akurat akan membahas sebuah kawasan di Jakarta, yakni Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Penasaran bagaimana sejarah dan asal usul Kelurahan Pinang Ranti? Yuk simak selengkapnya di bawah ini, ya!

Pinang Ranti bagian sejarah Jakarta, menjadi salah satu kelurahan di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, yang cukup populer.

Di sana terdapat Terminal Pinang Ranti yang menjadi tujuan akhir rute terpanjang Transjakarta koridor 9 yakni Pluit - Pinang Ranti.

Menurut masyarakat yang lama tinggal di sana, Pinang Ranti diambil dari dua kata, yakni Pinang dan Ranti.

Konon, dikisahkan dulu banyak tanaman pinang dan ranti atau leunca yang tumbuh di daerah tersebut.

Karena banyaknya pohon pinang dan ranti yang tumbuh di kawasan tersebut, masyarakat kemudian menamai daerah itu jadi Pinang Ranti.

Pada zaman Belanda, Pinang Ranti masuk ke dalam wilayah Meester Cornelis yang kini berubah menjadi Kota Bekasi.

Sebelum menjadi kelurahan dan resmi bergabung dengan Kecamatan Makasar di tahun 1990, Pinang Ranti merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Kramat Jati. .

Untuk diketahui, Pinang Ranti merupakan satu dari lima kelurahan yang ada di Kecamatan Makasar.

Kelurahannya lainnya yaitu Halim Perdanakusuma, Cipinang Melayu, Makassar, dan Kebon Pala. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.