Jakarta

PAM Jaya Umumkan Tarif Air Baru yang Berlaku Mulai 1 Januari 2025, YLKI: Harus Berpihak kepada Konsumen Rumah Tangga

Yasmina Nuha | 27 Desember 2024, 21:29 WIB
PAM Jaya Umumkan Tarif Air Baru yang Berlaku Mulai 1 Januari 2025, YLKI: Harus Berpihak kepada Konsumen Rumah Tangga

AKURAT JAKARTA - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM JAYA) mengumumkan tarif baru yang akan berlaku mulai 1 Januari 2025 dan dihitung dalam tagihan air pada Februari 2025.

Menanggapi hal tersebut, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan, dengan adanya kebijakan tarif baru, maka harus ada keberpihakan kepada para konsumennya supaya mereka mendapatkan sesuai yang dibayarkan.

Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, mayoritas pelanggan PAM Jaya adalah rumah tangga, bahkan rumah tangga menengah bawah, dengan tagihan kisaran Rp100 ribu sampai Rp250 ribu dengan persentase mencapai 44 persen.

Baca Juga: Pro-Kontra Penghapusan Rute TransJakarta Koridor 1 Blok M - Kota Tua Berlanjut, Pengamat Ini Termasuk yang Setuju, Berikut Alasannya

"Artinya, jika ada kebijakan tarif baru, maka keberpihakan pada golongan ini harus kuat, yakni memerhatikan aspek daya beli mereka," ujar Tulus di Jakarta, Jumat (27/12/2024).

Selain itu, ia meminta agar PAM Jaya harus terus meningkatkan pelayanan kepada para konsumennya.

Sebab, dari hasil survei mereka banyak pelanggan yang tidak puas dengan pelayanan PAM Jaya.

"Dari survei terbaru menunjukkan bahwa 86 persen responden masih mengeluh terkait pelayanan. Keluhan dan pengaduan konsumen PAM Jaya masih sangat dominan," tuturnya.

Ia mengatakan, dari hasil survei singkat terhadap pelayanan PAM Jaya pada awal Desember 2024 yang dilakukan di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Barat, terdapat sebanyak 86 persen pernah mengalami keluhan terhadap pelayanan PAM Jaya.

"Keluhan yang dialami oleh para konsumen yaitu masih berkarakter klasik. Artinya sejak dahulu keluhannya masih seperti itu," katanya.

Baca Juga: Berikut Line Up dan Rundown Konser Big Bang Festival 2024 Akhir Pekan Ini, 27-29 Desember: Ada Guyon Waton, Happy Asmara, hingga Gildcoustic

Ia pun menilai, survei tersebut menandakan masih terdapat persoalan klasik di level manajerial, baik dari sisi hulu maupun hilir, yang akhirnya berdampak terhadap pelayanan.

Terakhir, ia juga meminta kepada Pemprov DKI Jakarta sebagai regulator, harus secara proaktif melakukan pengawasan terhadap pelayanan dan kinerja PAM Jaya.

"Selain itu manajemen PAM Jaya untuk terus meningkatkan dan menjaga keandalan pelayanannya," tuturnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.