Ketua Golkar Jakarta Ahmed Zaki Iskandar Soroti Merosotnya Adab Generasi Muda Akibat Dampak Negatif Media Sosial

AKURAT JAKARTA - Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan secara mendalam terhadap fenomena merosotnya adab dan etika di kalangan generasi muda saat ini.
Menurutnya, derasnya kemajuan teknologi dan penggunaan media sosial yang tidak terkendali menjadi faktor utama perubahan perilaku tersebut.
"Zaman dulu kalau kita SD dijewer atau diselepet pakai kemoceng itu biasa. Tapi sekarang baru diomelin saja, tangan belum nempel, sudah dilaporkan ke polisi," tuturnya.
Zaki menyebut situasi ini sebagai tanda bahwa metode pendidikan mulai bergeser. Oleh karena itu, peran keluarga menjadi sangat penting untuk membentuk karakter dan adab anak sejak dini.
“Metode pendidikan sekarang kembali lagi ke rumah kita masing-masing. Pendidikan paling pertama adalah di rumah,” tegasnya.
Zaki juga menyoroti perilaku di media sosial sebagai salah satu indikator hilangnya adab.
Banyak anak muda yang dengan mudahnya memberikan komentar kasar, membuka aib orang lain, hingga menyebarkan informasi tanpa etika.
"Sudah jangan bicara adab. Orang kalau sudah komen di media sosial, astagfirullah. Aib orang, fitnah, hoaks itu yang banyak dibaca," kata Zaki.
Zaki berharap para tokoh agama, khususnya para kiai, dapat terus memberikan nasehat dan penguatan bagi keluarga muslim agar mampu memberikan pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Menurutnya, membangun kembali adab bukan hanya tugas sekolah atau lembaga formal, tetapi tanggung jawab bersama seluruh orang tua.
"Ini penting sekali. Semoga menjelang Ramadhan, kita semua bisa memperbaiki diri dan membimbing anak-anak dengan cara yang tepat," tutupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





