Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka, Berikut Link dan Cara Daftarnya

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka pendaftaran gelombang 2 Mudik Gratis 2026, mulai Rabu, 25 Februari 2026.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengumumkan bahwa pendaftaran pada tahap ini dibuka khusus bagi masyarakat dengan sejumlah tujuan kota di Pulau Jawa dan Sumatera.
Adapun daftar kota tujuan yang tersedia meliputi Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan.
Syafrin menyampaikan bahwa masyarakat diimbau memastikan tujuan mudik mereka terdaftar sebelum melakukan pendaftaran.
"Cek tujuan mudikmu terlebih dahulu sebelum mendaftar. Daftarkan diri melalui situs resmi mudikgratis.jakarta.go.id dan amankan tiketmu sekarang," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).
Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran arus mudik, menekan kepadatan lalu lintas, serta memberikan kemudahan bagi warga yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman.
Syafrin berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. "Semoga proses pendaftaran berjalan lancar dan warga bisa menikmati perjalanan mudik dengan aman," tambahnya.
Baca Juga: Siap-siap Baladewa! Konser Dewa 19 Guncang Malaysia Juni 2026, Ada Padi Reborn hingga Tyo Nugros
Diketahui, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali melaksanakan program Mudik Gratis Tahun 2026.
Program ini sebagai bentuk komitmen menyediakan layanan transportasi Lebaran yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi warga yang ingin pulang kampung merayakan Idulfitri.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan pendaftaran Mudik Gratis dibuka mulai 22 Februari 2026 secara daring melalui laman mudikgratis.jakarta.go.id dan akan ditutup ketika kuota terpenuhi.
"Program Mudik Gratis ini kami siapkan untuk memberikan kemudahan bagi warga, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, demi menekan risiko kecelakaan saat arus mudik dan arus balik Lebaran," ujar Syafrin. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





