TKA 2026 Tak Wajib, Tapi Siswa yang Memilih Tak Ikut Perlu Tahu Dampaknya

AKURAT JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 bukan menjadi tes wajib bagi siswa SMA, MA, SMK, dan sederajat.
Kemendikdasmen menegaskan siswa memiliki hak untuk memilih mengikuti atau tidak mengikuti tes tersebut karena hasil TKA juga bukan penentu kelulusan.
Namun, pilihan tersebut bukan berarti tanpa konsekuensi.
Siswa yang tidak mengikuti TKA tidak akan memiliki hasil tes yang dapat digunakan untuk menggambarkan capaian akademiknya maupun memenuhi kebutuhan seleksi perguruan tinggi yang menggunakan hasil TKA.
Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen menyebut TKA dapat membantu siswa mengetahui kemampuan akademiknya pada mata pelajaran yang diujikan.
“Lewat TKA peserta didik dapat mengetahui gambaran kemampuan akademiknya pada mata pelajaran yang diujikan,” tutur BKPDM dalam unggahan Instagram yang dikutip Jumat (21/8/2026).
Salah satu alasan siswa perlu mempertimbangkan keikutsertaan dalam TKA adalah penggunaannya untuk seleksi masuk perguruan tinggi.
Hasil TKA jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat dapat dimanfaatkan untuk jalur SNBP maupun jalur mandiri sesuai ketentuan yang berlaku.
Artinya, siswa yang saat ini merasa belum membutuhkan hasil TKA tetap perlu mempertimbangkan rencana pendidikan setelah lulus sekolah.
BKPDM pun menegaskan siswa yang belum siap tidak perlu memaksakan diri mengikuti TKA.
Baca Juga: Wisata Flores Mulai Normal Setelah Gempa, Tapi Akses ke Sejumlah Destinasi Masih Terkendala
“Jadi, buat kamu yang merasa masih belum siap, nggak perlu dipaksakan daftar dan ikut,” tegas BKPDM.
Sebaliknya, bagi siswa yang memilih mengikuti TKA, persiapan tetap diperlukan agar hasil yang diperoleh dapat mencerminkan kemampuan akademik secara optimal.
Persoalan TKA 2026 tidak hanya berkaitan dengan siswa.
Tahun ini, pelaksanaan TKA jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat akan digabung dengan Asesmen Nasional (AN).
Dengan mekanisme tersebut, siswa yang mendaftar dan mengikuti TKA secara otomatis menjadi peserta AN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








