Jakarta

Temui Massa KWJK, Mensos Gus Ipul Akui Masih Banyak Data Bansos yang Tak Akurat

Laode Akbar | 17 September 2026, 15:20 WIB
Temui Massa KWJK, Mensos Gus Ipul Akui Masih Banyak Data Bansos yang Tak Akurat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul saat menemui massa Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK) yang menggelar aksi di Kantornya. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengakui masih banyak data bantuan sosial (bansos) pemerintah yang tidak akurat.

Hal itu disampaikannya saat menemui massa Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK) yang menggelar aksi di depan Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).

Gus Ipul mengatakan pemerintah perlu memperbaiki data bansos bersama masyarakat.

Baca Juga: Ratusan Massa KWJK Demo Kemensos, Soroti Warga Miskin Masuk Desil 6 hingga Terancam Kehilangan Bansos

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk memastikan data penerima bantuan sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Selama ini banyak sekali data-data kita tidak akurat. Maka itu saya setuju data kita kita perbaiki dan caranya bersama-sama. Pemerintah tidak bisa sendirian, butuh bantuan Bapak-Ibu sekalian," kata Gus Ipul di hadapan massa.

Ia menjelaskan, masyarakat yang merasa belum masuk dalam data penerima bansos dapat menempuh jalur resmi melalui RT, RW, kelurahan hingga Dinas Sosial.

Namun, bagi warga yang belum berhasil melalui jalur tersebut, pemerintah juga menyediakan jalur partisipasi untuk mengusulkan maupun menyanggah data.

Gus Ipul menyebut masyarakat dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk mengusulkan diri sebagai penerima bantuan atau menyanggah data penerima bansos yang dinilai tidak layak.

"Bisa usul, bisa menyanggah. ‘Saya usul, saya ini pengin dapat bansos.’ Boleh. Atau ingin mengatakan, ‘Saya punya tetangga, tetangga saya cukup sebenarnya tidak layak menerima bansos. Maka itu saya ingin menyanggah’," tuturnya.

Baca Juga: Jelang ASEAN Cup 2026, John Herdman Dipusingkan Badai Cedera Pemain Timnas

Bagi masyarakat yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi atau tidak memiliki pulsa, Gus Ipul menyebut Kemensos menyediakan Command Center melalui nomor 021-171 serta WhatsApp Center di nomor 08877171171.

Gus Ipul menegaskan, pemerintah terbuka terhadap masukan masyarakat untuk memperbaiki data bansos.

"Kami tidak menutup diri, justru kami membuka diri. Karena terbuka itulah kami tentu bersedia bersama-sama untuk mengoreksi, memperbaiki data-data yang ada," ucapnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.