Nama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terseret Kasus Suap, Istana Buka Suara

AKURAT JAKARTA — Istana Kepresidenan menegaskan tidak akan mengintervensi pengusutan kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Kasus yang ditangani oleh KPK itu juga menyeret nama Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara hukum tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Itu kan masih dugaan. Tunggu saja dari KPK. Pak Presiden pun selalu mengatakan bahwa kalau ada masalah hukum dan sebagainya, serahkanlah kepada APH (aparat penegak hukum). Beliau tidak akan mau ikut campur soal begitu-begitu," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Bambang menambahkan, hingga saat ini pihak Istana belum melakukan komunikasi khusus dengan Nusron terkait perkembangan kasus tersebut.
Sebelumnya, nama Nusron Wahid terseret setelah penyidik KPK menetapkan delapan orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) dan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Beberapa pihak yang diamankan diduga merupakan orang dekat Nusron.
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengonfirmasi bahwa nama Nusron sempat muncul dalam proses pemeriksaan para saksi maupun tersangka.
"Terkait soal NW (Nusron Wahid), sudah disebutkan di pemeriksaan-pemeriksaan. Ini masih didalami oleh tim penyidik dalam proses penyidikan," kata Taufik saat konferensi pers, Selasa (15/9/2026).
Taufik menjelaskan, nama Nusron mencuat dari keterangan empat tersangka yang diamankan, yakni Arif Sugiyanto (ARF), Erwin (ERW), Muhammad Fakhry (MF), dan Fahd El Fouz (FEZ).
Meski demikian, KPK masih mendalami peran serta potensi keterlibatan pihak-pihak lain dalam perkara ini.
"Apakah bisa berkembang sejauh apa, kita akan lihat perkembangan penyidikan ke depan karena sprindik baru dimulai. Nanti kita tunggu saja perkembangannya," pungkas Taufik.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 3Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 8Kabar Gembira! BSU Rp 900 Ribu untuk Pekerja Cair November-Desember 2026, Ini Syarat Lengkapnya
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







