Jakarta

Mensos Gus Ipul Janji Cek Desil Warga yang Bermasalah dalam Sepekan, Ketum KWJK: Kami Akan Kawal!

Laode Akbar | 17 September 2026, 16:07 WIB
Mensos Gus Ipul Janji Cek Desil Warga yang Bermasalah dalam Sepekan, Ketum KWJK: Kami Akan Kawal!
Ketua Umum Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK), Marlo Sitompul. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK) memastikan akan mengawal tindak lanjut Kementerian Sosial (Kemensos) terhadap ribuan data warga yang bermasalah dalam penentuan desil bantuan sosial (bansos) selama sepekan ke depan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum KWJK, Marlo Sitompul, usai aksi demonstrasi bersama 350 warga di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).

Ia mengatakan, pihaknya akan kembali mendatangi Kemensos untuk memastikan proses pengecekan data warga berjalan sesuai dengan yang disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

"Iya, yaitu kita coba. Ya ini kan besok kami datang lagi, udah ketemu namanya Pak Gading. Senin kami datang lagi, Selasa kami datang lagi, kita coba. Nanti, ya, selama seminggu," kata Marlo usai bertemu Gus Ipul.

Baca Juga: Temui Massa KWJK, Mensos Gus Ipul Akui Masih Banyak Data Bansos yang Tak Akurat

Marlo mengatakan, pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan data warga yang sebelumnya dihimpun KWJK benar-benar ditindaklanjuti pemerintah.

Ia menyebut terdapat sekitar 2.500 data warga yang akan dicek dan dikonfirmasi. Menurutnya, pengecekan tersebut menjadi penting karena masih banyak warga yang merasa penetapan desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi mereka.

"Makanya kita kan ya tadi kan dia mau ngejelasin Cek Bansos. Dari zamannya Ibu Khofifah udah ada aplikasi itu. Nah, sekarang itu kan rakyat harusnya dimudahkan untuk mengubah desilnya. Nah, kita tunggu," katanya.

Marlo menegaskan, KWJK tidak berhenti pada aksi hari ini. Posko advokasi yang selama ini digunakan untuk menghimpun aduan warga juga akan terus berjalan.

"Kita akan terus berkelanjutan. Soal posko ini akan terus berkelanjutan," katanya.

Baca Juga: Jelang ASEAN Cup 2026, John Herdman Dipusingkan Badai Cedera Pemain Timnas

Ia berharap, proses pengecekan selama sepekan tersebut dapat memberikan kejelasan terhadap data warga yang selama ini bermasalah dalam penyaluran bantuan sosial.

"Menurut saya, desil ini kita tunggu," ujar Marlo.

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengakui masih banyak data bantuan sosial (bansos) pemerintah yang tidak akurat.

Gus Ipul mengatakan pemerintah perlu memperbaiki data bansos bersama masyarakat.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk memastikan data penerima bantuan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga: Nama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terseret Kasus Suap, Istana Buka Suara

"Selama ini banyak sekali data-data kita tidak akurat. Maka itu saya setuju data kita kita perbaiki dan caranya bersama-sama. Pemerintah tidak bisa sendirian, butuh bantuan Bapak-Ibu sekalian," kata Gus Ipul di hadapan massa. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.