Jakarta

Warga Izinkan Lahannya untuk Normalisasi Kali Mampang, Gubernur Pramono Siapkan Penataan Kawasan

Laode Akbar | 29 Oktober 2026, 14:43 WIB
Warga Izinkan Lahannya untuk Normalisasi Kali Mampang, Gubernur Pramono Siapkan Penataan Kawasan
Gubernur Pramono beserta jajarannya saat meninjau normalisasi Kali Mampang, Jakarta Selatan. (Dok. Pemprov DKI)

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengapresiasi warga yang mengizinkan lahannya digunakan untuk mendukung pengerukan Kali Mampang, Jakarta Selatan.

Kerja sama tersebut dinilai membantu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menangani persoalan banjir di kawasan tersebut.

Pramono mengatakan, kawasan Kali Mampang merupakan daerah cekungan yang rentan mengalami banjir ketika curah hujan mencapai 100 milimeter per hari.

"Di tempat ini, terus terang masyarakat di sini berkontribusi, bekerja sama dengan Pemerintah Jakarta. Sebagai contoh, tempat ini sebenarnya merupakan lahan masyarakat, dan masyarakat mengizinkan apa yang dikeruk di sungai ini kemudian didamping di tempat ini," kata Pramono saat meninjau normalisasi Kali Mampang, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga: Tabrakan Maut Dua Kereta Cepat di Spanyol, 68 Orang Tewas Puluhan Luka-luka

Menurut Pramono, partisipasi masyarakat tersebut menjadi bentuk kerja sama yang baik dalam penanganan banjir. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah mendukung pengerjaan normalisasi sungai.

"Menurut saya, yang seperti ini sangat-sangat baik dan kami berterima kasih pada masyarakat yang ada. Karena memang ini daerah banjir dari waktu ke waktu," ujarnya.

Pramono menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta memanfaatkan periode kemarau untuk melakukan pembenahan infrastruktur pengendalian banjir.

Upaya tersebut mencakup pembangunan embung serta perbaikan aliran sungai, termasuk di pertemuan Kali Mampang dan Kali Krukut.

Baca Juga: Persita Tak Pernah Kalah tapi Bikin Degdegan, Ahmed Zaki: Tetap Lebih Baik ke Depan

Ia meyakini, pengerjaan normalisasi tersebut dapat mengurangi volume banjir secara signifikan, meskipun tidak menutup kemungkinan genangan masih terjadi ketika hujan turun.

"Walaupun saya yakin pasti nantinya ada banjir, tetapi volumenya pasti berkurang secara signifikan karena sekarang ini ditangani secara serius," tuturnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.