Tak Perlu Berteriak, Tiga Jari di Udara Bisa Menjadi Bahasa Perlawanan Demonstran

AKURAT JAKARTA - Dalam sebuah demonstrasi, pesan tidak selalu disampaikan melalui orasi, poster, atau spanduk.
Terkadang, satu gerakan tangan yang dilakukan secara bersamaan oleh banyak orang justru mampu menarik perhatian dan menyampaikan sikap tertentu.
Fenomena ini terlihat dari kemunculan salam tiga jari dalam demonstrasi mahasiswa di Indonesia sepanjang Oktober 2026.
Gestur yang dikenal sebagai three-finger salute tersebut terlihat dalam aksi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada 20 Oktober 2026 dan demonstrasi #IndonesiaSadar di Bundaran Hotel Indonesia pada 28 Oktober 2026.
Kemunculan simbol tersebut menarik untuk dilihat dari perspektif komunikasi.
Sebab, gerakan tangan yang sederhana dapat menjadi bahasa visual untuk menyampaikan pesan, menunjukkan identitas kelompok, sekaligus menarik perhatian publik tanpa harus menggunakan banyak kata.
Komunikasi Nonverbal Bisa Menyampaikan Pesan Tanpa Ucapan
Dalam ilmu komunikasi, pesan tidak hanya disampaikan melalui bahasa lisan dan tulisan.
Ada pula komunikasi nonverbal yang menggunakan ekspresi wajah, gerakan tubuh, kontak mata, hingga simbol tertentu.
Salam tiga jari menjadi salah satu contoh bagaimana gerakan tubuh dapat digunakan untuk menyampaikan pesan sosial.
Baca Juga: Dokter Juga Butuh Healing, Ada Diskon Hotel 10 Persen Khusus Hari Dokter Nasional
Ketika sejumlah demonstran mengacungkan gestur yang sama, tindakan tersebut dapat memperlihatkan adanya sikap atau identitas bersama.
Dalam konteks demonstrasi di Jakarta pada 20 Oktober 2026, Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda, mengajak peserta mengacungkan tiga jari.
Ia menyebut gestur tersebut sebagai lambang kemarahan, kekecewaan, dan perlawanan masyarakat terhadap pemimpin yang dinilai gagal.
Makna tersebut menunjukkan bahwa sebuah gestur dapat berfungsi sebagai pernyataan sikap.
Pesan yang sebelumnya disampaikan melalui orasi kemudian diperkuat dengan gerakan visual yang mudah dikenali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Bochum vs Mainz 05 di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Dominasi Tim Bundesliga?
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Hamburger SV vs Eintracht Frankfurt di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Duel Dua Tim dengan Pertahanan Rapuh
- 5Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 6Prediksi Skor Sonnenhof Grossaspach vs Augsburg di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Die Fuggerstadter
- 7Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Werder Bremen di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah BVB Mempertahankan Dominasi?
- 8Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


