Ada 51 Macan Tutul Jawa di Halimun-Salak, 325 Hektare Hutan Bakal Dipulihkan

AKURAT JAKARTA - Keberadaan macan tutul jawa di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menjadi salah satu alasan pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan tersebut.
Satwa endemik Indonesia ini membutuhkan habitat yang sehat agar dapat bertahan hidup.
Karena itu, pemulihan ekosistem menjadi langkah penting untuk melindungi keberadaannya.
Berdasarkan hasil Java-Wide Leopard Survey (JWLS) yang dikoordinasikan Yayasan SINTAS Indonesia, terdapat 51 individu macan tutul jawa di bentang alam Halimun-Salak.
Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya merupakan anakan.
Temuan ini menunjukkan bahwa kawasan Halimun-Salak memiliki peran penting bagi kelangsungan hidup salah satu satwa liar yang dilindungi tersebut.
Namun, keberadaan macan tutul jawa tidak hanya bergantung pada luas hutan, melainkan juga kualitas habitat, ketersediaan mangsa, dan konektivitas antarkawasan hutan.
Untuk mendukung upaya konservasi, Star Energy Geothermal (SEG) berencana melakukan restorasi hutan seluas 325 hektare di kawasan TNGHS selama periode 2026-2027.
Program ini mencakup penanaman sekitar 120 ribu pohon.
Pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap.
Baca Juga: Incar UI Lewat SNBP 2027? Cek Jurusan dengan Kuota Terbanyak
Pada 2026, restorasi ditargetkan mencakup 225 hektare, kemudian dilanjutkan dengan 100 hektare pada 2027.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak Didid Sulastiyo mengatakan pihaknya mendukung rencana pemulihan ekosistem tersebut.
Pelaksanaan program akan mengikuti ketentuan yang berlaku dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar.
"Kami mendukung rencana pemulihan ekosistem 325 hektare di TNGHS sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem kawasan," kata Didid.
Menurut Didid, penanaman pohon saja tidak cukup untuk memastikan keberhasilan restorasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 3Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 4Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



