Sejarah Jakarta: Asal Usul Pesanggarahan dan Kaitannya dengan Mitos Kerajaan Jin

LAKURAT JAKARTA - Pesanggarahan merupakan salah satu kecamatan di Jakarta Selatan, hasil dari pemekaran Kecamatan Kebayoran Lama.
Sebelum masuk ke wilayah administrasi Jakarta, dulu Pesanggarahan masuk ke wilayah Kabupaten Tangerang.
Konon, nama Pesanggarahan diambil dari nama kali atau sungai yakni Kali Pesanggarahan yang mengalir melewati kawasan tersebut.
Seperti diketahui, di kawasan Batavia dulu banyak sungai atau kali yang mengalir panjang dan tersebar dari ujung timur hingga barat Batavia.
BACA JUGA: Resep Anti Mainstream, Bolu Kukus Isi Ayam yang Manis dan Gurih
Sungai yang terletak di Karangtengah itu mempunyai sejarah panjang dan tidak bisa dilepaskan dari sejarah terbentuknya kota Jakarta di masa lalu.
Pada zaman dahulu, Kali Pesanggrahan pernah digunakan sarana transportasi ke Bandar Sunda Kelapa menuju Banten.
Kemudian manfaat dari kali itu pun terus berkembang hingga menjadi sarana transportasi utama untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan dari Cinere ke kota Batavia.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Jakarta, Jumat 22 September 2023
Selain itu, konon, pada zaman dahulu Kali Pesanggarahan juga dikenal angker.
Sebab, hampir setiap tahun menelan korban manusia dan makhluk aneh, yakni buaya buntung sang penunggu kali.
BACA JUGA: Resep Ketan Urap, Jajanan Pasar Khas Betawi
Katanya, di dasar Kali Pesanggarahan terdapat istana jin yang membantu putra dari Prabu Siliwangi, yakni Raden Kian Santang dalam menyebarkan agama Islam.
Di saat malam tertentu atau terjadi musibah, istana jin tersebut sering muncul, begitupun dengan buaya buntung, yang dianggap penunggu kali.
Kendati demikian, kini Pesanggarahan sudah berubah dan berkembang. Kawasan itu kini telah menjadi pemukiman warga dan kawasan kegiatan perkonomian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Olympiacos vs Sparta Praha di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Tuan Rumah di Georgios Karaiskakis
- 3Prediksi Skor Omonia vs Benfica di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Berat di Markas The Shamrock
- 4Prediksi Skor Hoffenheim vs Lyon di UEL, 23 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Hentikan Laju Les Gones?
- 5Prediksi Skor OFI Crete vs Bayer Leverkusen di UEL, 22 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Laju Die Werkself?
- 6Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 7Prediksi Skor Getafe vs Lugano di UECL, 22 Oktober 2026: Momentum Positif Tim Tamu Jadi Ancaman
- 8Prediksi Skor Celtic vs Celta Vigo di UEL, 23 Oktober 2026: Siapa yang Akhiri Tren Buruk di Eropa?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





