Jakarta

BMKG Memprediksi Sinar Ultraviolet Berbahaya Bakal Membakar Bumi Pada 21 Desember 2023 Besok, Hindari Keluar Rumah di Siang Hari!

Sastra Yudha | 20 Desember 2023, 23:25 WIB
BMKG Memprediksi Sinar Ultraviolet Berbahaya Bakal Membakar Bumi Pada 21 Desember 2023 Besok, Hindari Keluar Rumah di Siang Hari!

AKURAT JAKARTA - Cuaca panas ekstrem terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam sepekan terakhir.

BMKG menginformasikan, Indeks Ultraviolet Sinar Matahari (UV) berbahaya bakal terjadi di semua wilayah Indonesia, pada Kamis 21 Desember 2023 besok.

Informasi itu dibagikan oleh BMKG lewat unggahan di akun Instagram resminya.

"Halo Sobat BMKG, Yuk kita simak bersama informasi seputar indeks UV di wilayah Indonesia untuk prediksi tanggal 21 Desember 2023.

Silakan swipe ya dan lihat wilayah kamu masuk kategori apa. Untuk penjelasan kategori ada di slide terakhir ya sobat." katanya.

Baca Juga: Waspada! Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem Bakal Terjadi Saat Natal dan Tahun Baru, Begini Analisa BMKG Terkait Penyebabnya

BMKG menjelaskan bahwa wilayah Indonesia Timur akan mengalami tingkat Indeks UV tertinggi yang terjadi pada pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Sementara untuk wilayah Indonesia bagian Barat dan Tengah, akan mengalami Indeks UV dengan kategori bahaya pada pukul 11.00 WIB sampai 12.00 WIB.

Diketahui, tingkat keparahan Indeks UV sendiri terbagi menjadi 5 kategori, yaitu:

- Low (Hijau dengan kategori risiko bahaya rendah)

- Moderate (Kuning dengan kategori risiko bahaya sedang)

- High (Oranye dengan kategori risiko bahaya tinggi)

- Very High (Merah dengan kategori risiko bahaya sangat tinggi)

- Extreme (Ungu dengan kategori risiko bahaya sangat ekstrem)

 

Baca Juga: Usai Jalani Pemeriksaan Kejiwaan Selama 14 Hari di RS Polri, Panca Si Pembunuh 4 Anak Kandungnya Resmi Ditahan

Bahaya Sinar Ultraviolet untuk Kesehatan Tubuh

Terkena paparan sinar Ultraviolet (UV) memang bagus dan bermanfaat selama masih batas wajar dan cukup.

Tapi jika sudah berlebihan, maka sinar UV itu justru akan merusak jaringan yang ada di dalam tubuh, bahkan juga bisa menimbulkan adanya risiko penyakit tertentu.

Lalu, apa saja bahaya jika terkena paparan sinar Ultraviolet untuk kesehatan tubuh, antara lain:

Kanker Kulit

Jika terkena paparan sinar UV yang cukup berlebihan jadi salah satu penyebab umum dari kanker kulit. Terutama jenis kanker karsinoma sel skuamosa dan karsinoma sel basal.

Biasanya sel kanker itu akan terbentuk di tubuh yang sering terkena paparan sinar matahari, mulai dari leher, kepala, tangan dan wajah.

Karena itu, jika tak segera ditangani, kanker tersebut dapat menyebar ke bagian kulit lain, bahkan bisa sampai ke organ dalam tubuh. Tak jarang kondisi ini tergolong sangat berbahaya dan mengancam nyawa.

Baca Juga: Hore! Slank Bakal Manggung Pada Event Liztomania Indonesia di Gedung Kesenian Jakarta Pekan Depan, Segini Harga Tiketnya

Kerusakan Mata

Ketika sedang berada di bawah sinar matahari, tak hanya kulit yang perlu dilindungi dari sinar UV, namun mata pun juga memerlukan perlindungan yang ekstra.

Hal tersebut dikarenakan mata menjadi salah satu bagian organ tubuh yang sangat rentan mengalami kerusakan jika terlalu sering terkena paparan sianr UV.

Paparan sinar UV yang berlebihan itu juga bisa timbulkan kerusakan pada mata yang dapat menyebabkan adanya penurunan kemampuan untuk melihat warna, penglihatan jadi kabur sampai yang terparah adanya indikasi kebutaan permanen.

Baca Juga: Gas Merapat! Pekan Ini Ada Konser Gratis Fabio Asher di Bekasi, Cek Lokasi dan Jadwalnya di Sini

Kulit akan Terbakar

Dampak umum dari bahayanya terkena paparan sinar UV yang berlebihan adalah sering terpapar sinar UV. Kondisi ini juga membuat kulit akan nampak kemerahan serta terasa hangat dan juga nyeri.

Gejala kulit terbakar juga biasanya akan muncul beberapa jam kemudian saat kulit sudah mulai terkena sinar UV secara berlebihan, namun bisa juga akan muncul 1 hingga 2 hari kemudian.

Untuk kasus parahnya, kulit terbakar ini juga bisa menyebabkan adanya pembengkakan kulit, lemas karena dehidrasi hingga kulit melepuh.

Bila mengalami kasus seperti itu, segera ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dari dokter. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.