Sejarah Jakarta: Ragunan dari Nama Seorang Bangsawan Belanda

AKURAT JAKARTA - Membahas dan mengulik sejarah Jakarta memang tidak akan permah ada habisnya.
Sebab, di ibukota banyak sekali tempat, budaya, bahkan kuliner yang penuh cerita.
Nah, di sejarah Jakarta kali ini, Akurat akan membahas sebuah kawasan di Jakarta, yakni Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Penasaran bagaimana sejarah dan asal usul Kelurahan Ragunan? Yuk simak selengkapnya di bawah ini, ya!
Ragunan menjadi salah satu daerah yang populer di Jakarta Selatan.
Terutama dengan keberadaan Kebun Binatang Ragunan, salah satu tempat wisata yang digemari masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
Nama Ragunan sendiri konon berasal dari Pangeran Aria Wiraguna, yang sebenarnya adalah bangsawan Belanda bernama Hendrik Lucaasz Cardeel.
Cardeel merupakan juragan tanah pertama di daerah tersebut.
Dikisahkan dulu, Cardeel membantu memperbaiki bangunan keraton saat Keraton Surasowan terbakar.
Cardell yang berprofesi sebagai juru bangunan datang ke Keraton Surasowan pada tahun 1675.
Cardeel menyatakan siap bekerja untuk Sultan Haji dan masuk Islam.
Saat itu, Cardeel juga ditugaskan oleh Sultan Haji untuk meminta bantuan Belanda dalam upaya merebut kekuasaan dari ayahnya, Sultan Ageng Tirtayasa.
Belanda pun bersedia membantu Sultan Haji, hingga akhirnya Sultan Haji berhasil merebut kekuasaan dari ayahnya.
Peran Cardeel membuat Sultan Haji senang dan kagum kepadanya, akhirnya Cardeel pun dianugerahi gelar Pangeran Aria Wiraguna oleh Sultan Haji.
Wiraguna kemudian menetap di Batavia dan menjabat sebagi asisten pribadi salah satu pejabat Batavia.
Kemudian ia menjadi kaya raya dan memiliki banyak tanah, salah satu tanahnya terletak di sisi selatan Batavia.
Tanah yang luas di kawasan selatan Jakarta itu kemudian disebut masyarakat sebagai Tanah Wiraguna.
Seiring berjalannya waktu, sebutan Tanah Wiraguna berganti dan dikenal masyarakat menjadi Ragunan.
Maka dari itu, kawasan tersebut hingga kini dinamakan Ragunan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 4Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




