Mengenal Macam-macam Pernapasan Dalam dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Mental, Simak Penjelasannya di Sini

AKURAT JAKARTA - Pernapasan dalam adalah salah satu cara terbaik untuk menurunkan stres di tubuh kita.
Latihan bernapas dalam dapat membantu mengelola kecemasan serta menawarkan banyak manfaat kesehatan mental bagi kita.
Saat kita menarik napas dalam, sinyal dikirimkan ke otak lalu menyuruh kita untuk tenang dan rileks.
Pesan ini diterjemahkan ke seluruh tubuh kita, sehingga mengurangi ketegangan dan menghilangkan stres saat kita cemas atau merasa kewalahan.
Baca Juga: Resep Udang Jagung Saus Padang yang Gurih dan Lezat, Bisa Jadi Pilihan Menu Makan Siang di Rumah
Hal yang biasa terjadi ketika kita mengalami stress adalah terjadinya peningkatan detak jantung, pernapasan cepat, dan tekanan darah tinggi.
Latihan pernapasan dalam dapat mengurangi gejala tersebut, membantu menenangkan pikiran dan tubuh kita.
Teknik napas dalam adalah salah satu kegiatan yang paling mudah dan memungkinkan untuk dilakukan dimanapun dan kapanpun.
Teknik ini memanfaatkan koneksi otak di tubuh dan dapat menghasilkan manfaat fisik dan emosional, baik secara jangka panjang maupun jangka pendek dengan membangkitkan pengurangan stres secara fisik dan meningkatkan perhatian.
Beberapa metode pernapasan dalam yang dapat dilakukan untuk membantu kesehatan mental adalah sebagai berikut:
1. Pernapasan Perut
Pernapasan perut adalah latihan dasar yang menenangkan dan mampu menghilangkan stres.
- Duduk atau berbaring dalam posisi yang nyaman.
- Letakkan satu tangan di perut, tepat di bawah tulang rusuk, dan tangan lainnya di dada.
- Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, rentangkan perut ke luar. Dada harus tetap diam.
- Buang napas melalui bibir yang mengerucut seolah-olah sedang mencoba bersiul. Rasakan tangan di perut tenggelam saat Anda mendorong keluar semua udara.
- Ulangi teknik ini 3 sampai 10 kali dan luangkan waktu dengan setiap napas.
2. Pernapasan Diafragma
Sadarilah pernapasan dengan memperhatikan bagaimana tubuh merespons stres dan kecemasan.
Latihan ini dapat membantu kalian mengenali kapan perlu mengendurkan pernapasan dengan sengaja untuk rileks dan menghilangkan stres.
Pertama, ambil posisi yang nyaman baik di kursi atau berbaring.
Tutup mata. Fokus pada napas, perhatikan kecepatan dan kedalaman pernapasan.
Apakah menarik napas pendek atau menarik napas dalam-dalam? Sesuaikan pernapasan kalian, dengan kecepatan tetap dan tarik napas dalam-dalam untuk memusatkan dan rileks.
3. Pernapasan Terhitung
Menghitung pernapasan kita sebagai bentuk meditasi. Latihan ini mendorong kita untuk memanjangkan dan memperluas pernapasan kita dengan pernafasan yang terukur.
Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan:
Tarik napas, letakkan lidah di langit-langit mulut. Bernapaslah melalui hidung dan hitung mundur perlahan dari lima sambil menarik napas.
Saat Anda siap untuk menghembuskan napas, biarkan udara keluar melalui mulut selama delapan hitungan.
Ulangi latihan ini beberapa kali untuk mengosongkan paru-paru dan rileks di setiap tarikan napas.
4. Pernapasan Balon
Teknik ini disebut visualized breathing atau menggembungkan balon. Atur diri Anda ke posisi yang nyaman dan tutup mata.
Mulailah dengan menarik napas melalui hidung dan menghembuskannya melalui mulut.
Saat Anda menarik napas, bayangkan perut Anda menggembung dengan udara seperti balon.
Saat Anda mengeluarkan napas, bayangkan udara perlahan keluar dari balon. Anda tidak perlu memaksa udara keluar. Itu lolos dengan sendirinya, pada waktunya sendiri.
Bayangkan balon itu adalah warna atau pola favorit Anda dan balon itu melayang lebih tinggi ke langit dengan setiap tarikan napas.
Visualisasi ini dapat membantu Anda lebih rileks saat Anda mempraktikkan teknik ini.
Tujuannya adalah untuk membantu Anda bernapas dalam-dalam dari diafragma dengan menghilangkan pernapasan dangkal untuk menghilangkan stres. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






