Jakarta

Karomah Gus Dur, Gus Muwafiq Bisa Berjalan Bahkan Berlari Hingga ke Tengah Lautan

Bagus Zuhair | 27 Januari 2024, 18:51 WIB
Karomah Gus Dur, Gus Muwafiq Bisa Berjalan Bahkan Berlari Hingga ke Tengah Lautan

AKURAT JAKARTA - Ikuti perintah Gus Dur, Gus Muwafiq tidak sadar kalau dirinya telah berlari di atas lautan.

Gus Dur perintahkan Gus Muwafiq untuk mencari air, namun yang dicari bukan sembarang air tapi Air Syekh Abdul Qadir Al Jailani.

Berikut kisah Gus Muwafiq yang menuruti perintah Gus Dur untuk mengambil air Syekh Abdul Qadir Al Jailani.

Baca Juga: Kisah SURO WARENG, Pendekar Sakti dari Tanah Jawa yang Babat Alas Kim Hai Korea Selatan, Begini Diceritakan Gus Muwafiq

Dilansir Akurat Jakarta dari ceramah Gus Muwafiq yang diunggah kanal YouTube SANTRI ASWAJA.

Dalam ceramahnya Gus Muwafiq menceritakan pengalamannya saat mendapatkan perintah dari Gus Dur.

Pada saat itu, Gus Dur hendak membuat satu partai politik untuk menjadi wadah bagi warga Nahdlatul Ulama.

Baca Juga: NGERI! 7 Penyakit yang Dibawa Lalat Sekali Terbang

Partai politik yang akan didirikan Gus Dur yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dalam mendirikan partai politik Gus Dur tidak asal-asalan, Gus Dur melakukan sejumlah tirakat spiritual.

Perjuangan Gus Dur dalam mendirikan PKB dengan melakukan tirakat terlebih dahulu dan meminta isyarat kepada para ulama sepuh.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini 27 Januari 2024, Perlu Banyak Kesabaran untuk Jalani Serangkaian Aktivitas Hari Ini

Diantara tirakat yang dilakukan Gus Dur yaitu dengan cara memerintahkan Gus Muwafiq untuk pergi ziarah ke tanah Malaka.

"Kulo ditinggal teng Malaka (saya ditinggal di Malaka), sa kudune ditinggal songo dino seharusnya ditinggal 9 hari, Kulo ditinggal sampe telung Wulan teng Malaka (saya ditinggal sampai tiga bulan)," tutur Gus Muwafiq.

Setelah pulang dari Malaka, Lalu Gus Muwafiq kembali diperintahkan Gus Dur untuk mencari Air Syekh Abdul Qadir Al Jailani.

Baca Juga: Gempa Bumi M 5.6 Melanda Bali Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Namun yang mengetahui dimana air itu berada hanya satu orang ulama sepuh yaitu Mbah Dimyati.

Gus Muwafiq kemudian menghadap ke Mbah Dimyati, untuk bertanya dimana air Syekh Abdul Qadir Al Jailani didapatkan.

Mbah Dimyati pun kemudian menunjukkan di mana air itu berada, yang ternyata air itu berada di tengah lautan. 

Baca Juga: Ramalan Zodiak Taurus 27 Januari 2024, Kamu Perlu Lakukan Revisi Anggaran Keuangan

Mendapatkan petunjuk dari Mbah Dimyati, Gus Muwafiq pun berjalan menuju pesisir pantai. Sesampainya di tepi pantai ombak lautan bergulung begitu dahsyatnya.

"Di kegelapan malam menuju Malang, sampai akhire dugi (akhirnya sampai) ke tepi pantai, ombak besar, Kulo dicekeli batok" ucap Gus Muwafiq.

Begitu sampai di tepi pantai laut, Gus Muwafiq melihat sinar terang di tengah lautan. ia berlari hingga ketengah lautan dengan tanpa sadar.

Baca Juga: BPBD DKI Jakarta Mencatat Total Empat RT di Jakarta Barat Tergenang Banjir

Gus Muwafiq kemudian mengambil air yang bersinar terang tersebut yang diberi nama air Syekh Abdul Qadir Al Jailani.

Setelah berhasil mengambil air tersebut Gus Muwafiq kembali ke tepi pantai, dan barulah Gus Muwafiq tersadar kalau dirinya tadi berlari hingga ke tengah lautan.

Namun anehnya tidak tubuh Gus Muwafiq tidak tenggelam ditengah lautan. Begitulah kisah Gus Muwafiq dalam menirakati berdirinya PKB.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries 27 Januari 2024, Jangan Malu Jika Ingin Realisasikan Rencana Besar di Waktu Tepat

Sungguh luar biasa perjuangan Gus Dur dan Gus Muwafiq dalam mendirikan partai untuk menjadi wadah bagi warga NU.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.