Jakarta

Motifnya Sakit Hati Cinta Ditolak, Siswi SMP Dibunuh dan Dirudapaksa 4 Pelaku Dibawah Umur, Ayah Korban: Jangan Tinggalin Ayah Nak!

Titania Isnaenin | 6 September 2024, 10:35 WIB
Motifnya Sakit Hati Cinta Ditolak, Siswi SMP Dibunuh dan Dirudapaksa 4 Pelaku Dibawah Umur, Ayah Korban: Jangan Tinggalin Ayah Nak!

 

AKURAT JAKARTA - Kesedihan ayah AA (13), korban pembunuhan dan rudapaksa di kuburan china Palembang, beredar di media sosial.

Video yang beredar di media sosial X itu menuai reaksi dari publik.

Ayah korban AA (13) terlihat menangis dan menyebut-nyebut anaknya.

Baca Juga: Fakta Siswi SMP Ditemukan Tewas Usai Digilir di Kuburan China, 4 Pelaku Masih Dibawah Umur

"Jangan tinggalin ayah nak" kata sang ayah dari video amatir.

Kematian AA sisiwi SMP menjadi pukulan berat bagi keluarga mendiang.

Korban yang tewas karena dibunuh dan diperkosa oleh 4 pelaku itu ditemukan tak bernyawa dengan mengenakan baju olahraga.

Baca Juga: Keji! Siswi SMP Ini Ditemukan Tewas Tergeletak di Semak-semak, Usai Dirudapaksa Temannya Sendiri

Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono mengungkapkan salah satu pelaku berinsial IS merupakan laki-laki yang dikenalnya baru 2 minggu.

Pelaku membunuh korban lantaran sakit hati ditolak cintanya.

"Pelaku IS sakit hati karena cintanya ditolak korban" kata Haryyo kamis (5/9)

Baca Juga: Keluarga Mendiang Aulia Risma Resmi Laporkan Dugaan Kasus Perundungan PPDS Anestesi Undip ke Polda Jateng

Pelaku merencanakan pembunuhan korban dengan mengatur pertemuan sebelum akhirnya dieksekusi.

AA alias korban bahkan diperkosa sebanyak dua kali di dua lokasi yang berbeda.

Korban diseret ke lokasi kedua selama 30 menit dengan tujuan agar tak ada orang yang melihatnya.

"Korban sengaja dipindahkan agar tidak diketahui orang lain".

Kejadian pembunuhan Palembang itu membuat warganet geram.

Netizen meminta agar UU Perlindungan Anak bagi pelaku kejahatan harus dihapuskan.

Pasalnya, pelaku yang keempatnya masih dibawah umur itu merasa tak bersalah atas perbuatan yang ia lakukan.

Baca Juga: Cegah Wabah Cacar Monyet, Menkes Siapkan Vaksin Monkeypox Untuk Kelompok Tertentu

Pelaku sempat melihat korban dievakuasi dan datang ke tahlilan korban.

"Emg harus dihapus uu perlindungan anak ini, Kriminal anak tetaplah kriminal bahkan melebihi kejahatan orang dewasa, kalo undang2 anak diremehkan lama lama akan banyak generasi emas dari DNA kita yg udh kita besarkan, mati dibunuh di perkosa seenaknya karna hukum murah" kata netizen.

"Orangtua mana yang ga sakit hati dan gak sedih kalo anaknya mati dalam keadaan tragis kaya gini apalagi pelaku juga masih dibawah umur. Terkait UU perlindungan anak seharusnya bisa dihapus atau di revisi, melihat tingkat kejahatan yang dilakukan anak-anak dibawah umur marak terjadi" timpal netizen lain.

"Tolong ini banyak banget kejadian anak anak yang udah gila gini. hapus kek UU perlindungan anak. ini banyak anak anak yang kelakuannya di luar nulur.
+kacau banget pengguna hp bagi anak2 ini" komentar netizen membahas soal UU perlindungan anak. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.