Jakarta

Motif Kasus Anak Bunuh Ayah dan Neneknya di Lebak Bulus Dibongkar Netizen, Pelaku Rupanya Sempat Curhat di Status WhatsApp Sebelum Kejadian

Titania Isnaenin | 3 Desember 2024, 07:00 WIB
Motif Kasus Anak Bunuh Ayah dan Neneknya di Lebak Bulus Dibongkar Netizen, Pelaku Rupanya Sempat Curhat di Status WhatsApp Sebelum Kejadian

 


AKURAT JAKARTA - Motif pembunuhan ayah dan nenek yang dilakukan MAS, bocah berusia 14 tahun di Lebak Bulus, Jakarta Selatan mendadak dibongkar netizen.

Sebuah akun Instagram bernama @aci_islandi yang diduga orang tua dari salah satu teman pelaku mencoba membeberkan fakta dibalik kehidupan MAS bersama kedua orang tuanya jauh sebelum peristiwa mengerikan itu terjadi.

Menurut keterangannya, MAS sejak kecil diduga mengalami depresi lantaran ambisi kedua orang tuanya dalam menuntut pelaku agar berprestasi di bidang akademik.

Baca Juga: Miris, Remaja 14 Tahun Tega Bunuh Ayah dan Neneknya Sendiri Karena Bisikan Gaib

"Pelaku adalah teman sewaktu SD dengan anak saya, dan saya sangat iba dengan pelaku sebenarnya yang mengalami depresi akibat ambisi orang tuanya semasa kecil" tulisnya.

Ia bahkan menceritakan kejadian semasa pelaku menginjak sekolah dasar (SD).

Dimana pelaku kerap tertidur di kelas karena mengaku diminta untuk belajar hingga semalam suntuk.

"Bayangkan saja saat pelaku saat duduk di bangku SD kelas 4, dia sering tertidur di kelas. Saat ditanya wali kelasnya saat itu pelaku menjawab karena dia  baru tidur jam 1 pagi sebab harus belajar dan mengerjakan tugas dari tempat lesnya waktu itu. Sedangkan tekanan dari orang tuanya pelaku harus jadi anak pintar. Harus masuk sekolah negeri seperti jejak kedua orang tuanya yang berlatar belakang lulusan Univ negeri di Depok," bebernya lagi.

Baca Juga: Pemuda Penyandang Disabilitas Tunadaksa Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Perkosaan, Begini Penjelasan Polisi

Ia kemudian melanjutkan keterangannya dalam kolom komentar bahwasannya kesaksian ini ia dapatkan lantaran anaknya merupakan teman sekolah sejak kecil dari MAS.

Pertemanan yang langgeng inilah yang membuat anak seorang netizen dengan akun tersebut memiliki nomor dari MAS

Ia menyebut pelaku MAS sempat update status di WA sebelum kejadian berlangsung.

"Anak saya kebeneran berteman dan ada kontak WA nya. Kemaren sorenya si pelaku masih mengunggah status di WA seperti ini: "Gue baru sampe rumah, udah disuruh belajar lagi, padahal ujian masih hari selasa," katanya menjawab pertanyaan netizen.

Baca Juga: Anggaran Makan Bergizi Gratis Berubah Jadi Rp10 Ribu Per Anak, Zulhas Sebut Menu Akan Dikaji Kemenkeu dan Ahli Gizi

Meski memberikan kesaksian di media sosial, akun @aci_islandi meminta kepada netizen untuk bisa menyimpulkan sendiri motif pembunuhan tersebut.

Dia hanya mengira jika MAS tega menghabisi nyawa keluarganya sendiri lantaran kondisi psikisnya yang terganggu sejak kanak-kanak.

"Bisa disimpulkan sendiri dengan menarik track record masalah di waktu SD sama unggahan status WA pelaku kemarin sorenya gimana.."

Kendati demikian motif resmi MAS tega membunuh keluarganya sendiri masih menunggu pihak kepolisian melakukan konfirmasi. 

"Masih terlalu dini untuk menyimpulkan apakah ada motif dendam," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.