Viral! Polisi Ancam Sita Motor Pengendara di Padalarang, Minta Rp500 Ribu Diduga agar Masalah 'Beres di Tempat'

AKURAT JAKARTA - Sebuah video yang menunjukkan dugaan polisi minta uang Rp500 ribu kepada pengendara motor di Padalarang, Bandung Barat, mendadak viral di media sosial.
Peristiwa ini memicu perdebatan hangat di kalangan warganet, terutama karena terekam jelas bagaimana polisi tersebut bersikap emosional saat dimintai penjelasan terkait permintaan uang tilang yang tidak wajar.
Kasus polisi di Padalarang ini menjadi sorotan tajam dan menambah daftar panjang dugaan pelanggaran etik aparat di jalan raya.
Baca Juga: Dituduh Palsu, Jokowi Persilahkan Polisi untuk Periksa Ijazahnya Pakai Digital Forensik
Dalam video yang diunggah oleh akun X @Pai_C1, terlihat seorang anggota polisi tengah bersitegang dengan pengendara motor wanita yang mempertanyakan alasan diminta uang Rp500 ribu untuk menyelesaikan pelanggaran di tempat.
Sang polisi tampak marah ketika si pengendara mulai merekam percakapan mereka, seolah tidak terima tindakannya didokumentasikan.
Kasus polisi minta uang Rp500 ribu ini pun memunculkan pertanyaan publik: Apakah praktik “damai di tempat” masih marak terjadi?
"Sana ibu keluar ya, udah saya kasih surat tilang," ujar polisi dikutip pada Kamis, 1 Mei 2025.
Ketegangan meningkat saat pengendara terus merekam dan mengungkap ketidaksetujuannya terhadap nominal yang diminta.
"Ibu ngapain ngerekam-rekam gitu, maksud ibu apa?" kata sang polisi yang tampak semakin tersulut emosinya.
Baca Juga: Dinilai Berlarut-larut, Jokowi Laporkan Soal Tudingan Ijazah Palsu ke Polda Metro Jaya
Pengendara motor tersebut tetap pada pendiriannya dan menolak memberikan uang sebesar itu tanpa alasan yang jelas.
Ia bahkan menegaskan bahwa jumlah denda yang diminta sangat tidak masuk akal.
"Saya mau mempertanyakan, gak mungkin dong, Rp500 segede itu pak. Gimana pun saya gak mau lah," ujarnya.
Baca Juga: Niat Beli Mobil Baru, Pria Ini Justru Tak Sengaja Beli Mobilnya Sendiri yang Hilang Dicuri
Dalam klarifikasi yang diunggah melalui akun TikTok @kak_gemoy, pengendara menjelaskan bahwa saat itu motor temannya ditilang karena tidak membawa STNK.
Ia menyebut bahwa aparat meminta Rp500 ribu jika ingin kendaraan tersebut tidak dibawa ke kantor.
“Motornya disita, lalu kalau mau diselesaikan mereka minta Rp500 ribu,” ungkapnya.
Baca Juga: Kuasa Hukum Jokowi Bantah Soal Tuduhan Ijazah Palsu: Itu Fitnah yang Kejam
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 3Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Kabar Gembira! BSU Rp 900 Ribu untuk Pekerja Cair November-Desember 2026, Ini Syarat Lengkapnya
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






