Jakarta

BPBD Bantah Kebakaran di Tol Ciperna Akibat Meteor Jatuh

Titania Isnaenin | 6 Oktober 2025, 21:35 WIB
BPBD Bantah Kebakaran di Tol Ciperna Akibat Meteor Jatuh

 

AKURAT JAKARTA – Langit Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (5/10/2025) malam sontak menjadi perhatian publik setelah munculnya cahaya terang yang diikuti dentuman keras.

Peristiwa langka ini sempat memicu kegemparan di media sosial sekaligus dugaan liar bahwa sebuah meteor telah jatuh dan menyebabkan kebakaran di sekitar Tol Ciperna.

Dalam rekaman video amatir yang viral, tampak jelas sebuah bola api melintas cepat di langit.

Yang kemudian muncul video lain dan menyebabkan kebakaran di ruas tol Ciperna.

Baca Juga: BRIN Pastikan Dentuman dan Bola Api di Cirebon Berasal dari Meteor Besar

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menegaskan bahwa informasi tentang meteor jatuh yang memicu kebakaran tersebut.

Ia menegaskan bahwa kabar kebakaran di tol Ciperna adalah tidak benar alias hoaks.

"Informasi meteor menyebabkan kebakaran di Tol Ciperna tidak benar ," tegasnya pada Minggu (5/10/25).

Baca Juga: Soroti Aplikasi JAKI, Stafsus Gubernur Akui Ada Laporan Warga dari 2019 yang Belum Ditindaklanjuti

Tim gabungan dari BPBD Cirebon, kepolisian, dan pengelola tol juga telah melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya bukti fisik kebakaran maupun benda asing yang jatuh ke permukaan tanah.

Sementara itu, pihak berwenang terus berupaya mengumpulkan data ilmiah terkait fenomena tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mengumpulkan data awal terkait suara dentuman dan kilatan cahaya yang disaksikan warga.

 

 

 

Disisi lain Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menduga kuat bahwa fenomena tersebut adalah meteor besar yang terbakar habis saat memasuki atmosfer. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.