Mario Dituntut 12 Tahun Penjara, Jaksa: Hal yang Meringankan Nihil

AKURAT.CO - Mario Dandy Satriyo dituntut 12 tahun penjara atas kasus penganiayaan berat berencana terhadap David Ozora.
Hal itu dikatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat pembacaan tuntutan kepada Mario Dandy dalam sidang lanjutan penganiyaan berat terhadap David Ozora di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2023).
Dalam pembacaan tuntutan terhadap Mario, Jaksa menyebut, Mario sangat tidak manusiawi karena melakukan penganiayaan secara sadis.
Baca Juga: Tidak Sanggup Bayar Restitusi, Mario Dapat Tambahan 7 Tahun Penjara
Akinat perbuatan Mario, anak David mengalami kerusakan otak dan sekarang dalam kondisi amnesia.
Ditambah, lanjut Jaksa, terdakwa Mario sempat memberikan keterangan palsu dalam penyidikan.
"Telah merusak masa depan anak korban memutarbalikkan fakta dengan merangkai cerita bohong pada saat proses penyidikan," kata Jaksa Hafiz Kurniawan dalam persidangan, Selasa (15/8/2023).
Baca Juga: Jalani Sidang Tuntutan, Terdakwa Mario Dandy Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa
Berdasarkan hal itu, Jaksa menilai tidak ada hal meringankan bagi terdakwa Mario Dandy yang dapat mengurangi hukumanya.
"Hal yang meringankan nihil. Hal yang memberatkan, perbuatan yang dilakukan terdakwa terhadap anak korban David Ozora sangat tidak manusiawi karena dilakukan secara sadis dan brutal," tegas jaksa.
Diketahui, Jaksa menyatakan, terdakwa Mario Dandy telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan berencana secara bersama-sama sebagaimana melangar Pasal 355 Ayat 1 KUHP junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
Baca Juga: Polisi Tangkap Teroris di Bekasi, Irjen Karyoto Minta Warga Peka ke Tetangga
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana 12 tahun.Membebakan biaya perkara kepada negara," kata Jaksa, Hafiz Kurniawan di persidangan, Selasa (15/8/2023).
"Tak ditemukan alasan pemaaf dan pembenar," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


