Jakarta

Jasad di Pasar Minggu Diduga Sopir Online, Begini Kronologi Menurut Saksi di Lokasi

Fadhil Dhuha Rizqullah | 15 Agustus 2023, 22:53 WIB
Jasad di Pasar Minggu Diduga Sopir Online, Begini Kronologi Menurut Saksi di Lokasi

AKURAT.CO - Jasad pria inisial MSD (43) ditemukan tergeletak di sebelah gedung Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa (15/8/2023) pagi.

Jasad ditemukan dengan keadaan bersimbah darah. Terdapat beberapa luka di bagian tubuhnya.

Seorang saksi mata inisial H menceritakan, awalnya melihat jasad tersebut dibuang oleh seseorang menggunakan mobil.

"Si korban diturunin di situ tuh, diseret, dia kan setirnya sebelah kanan, makanya itu ada bekas hitam-hitam itu sudah saya siram," katanya saat ditemui di lokasi, Selasa (15/8/2023).

Baca Juga: Shane Lukas Dituntut 5 Tahun Penjara, Ayahnya Mengaku Heran

Saat itu saksi merasa curiga dengan keberadaan mobil yang berhenti di depan rumahnya dan mendengar seperti suara teriakan seseorang.

Merasa curiga, dirinya menyalakan lampu teras rumahnya.

"Teriak-teriak, woah woah, gubrak gubrak gubrak. Saya nyalain lampu, rupanya dia (pelaku) kaget kan, kabur. Putar balik di depan, eh berhenti lagi dia di situ," jelasnya.

Kemudian setelah kabur, pelaku kembali ke lokasi tempat berhenti untuk mengambil handphone dari korban.

Namun, saksi tidak mengira jika sebelumnya yang dibuang pelaku itu merupakan jasad korban.

Baca Juga: Catat! Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-78 yang Digelar Pemprov DKI

Merasa penasaran, saksi memberanikan diri keluar rumah untuk memastikanya. Sebab, awalnya saksi mengira pelaku membuang sampah, di mana tempat itu memang sering orang buang sampah.

"Setelah itu saya beranikan diri keluar, walaupun saat itu pikiran saya, ah paling orang buang sampah. Nggak ada pikiran kejahatan. Setelah itu begitu saya dekat, bersuara itu (korban), 'eee'. Wah kaget saya," jelasnya.

Setelah mengatahui itu, saksi segera memanggil sekuriti, RT, dan RW. Tak lama kemudian datang polisi, setelah dapat laporan dari warga.

Baca Juga: Ini Alasan Jaksa Tuntut Shane Lukas 5 Tahun Penjara, Salah Satunya Karena Jujur

"Rupanya dia (korban) sopir grab. Lukanya di jantung. Saya tanya polisi; Pak itu lukanya di mana? Dijawab di jantung. Jadi bukan digorok, tapi ditusuk. Awalnya ada suara di mobil, jadi dieksekusinya di mobil," ucapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.