Jakarta

Tekor Nyalip Kanan, Pemotor Jatuh Pas di Bawah Ban Truk, Kecelakaan Maut di Tanah Sereal

Ainun Kusumaningrum | 5 Januari 2024, 07:53 WIB
Tekor Nyalip Kanan, Pemotor Jatuh Pas di Bawah Ban Truk, Kecelakaan Maut di Tanah Sereal

AKURAT JAKARTA - Kecelakaan maut, seorang pemuda 19 tahun tewas terlindas truk usai tekor gagal salip truk.

Kejadiannya di Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (2/1/24).

Korban berinisial BAS (19), kasus ini sudah ditangani Unit Laka Lantas Polresta Bogor Kota.

Baca Juga: Detik-detik Kecelakaan Bus Restu Tabrak Truk Beton Paku Bumi, 2 Korban Tewas di Tol Ngawi-Solo

Kronologi kecelakaan berawal saat melaju dari arah Warung Jambu.

 Saat melintas dekat Gang Cimanggu Wates, diduga pengendara hendak mendahului truk dari sebelah kanan.

Namun, korban diduga tidak hati-hati sehingga oleng dan hilang kendali.

Baca Juga: 11 Amalan Sunnah sebelum Sholat Jumat, Jangan Lewatkan Mudah Melakukannya

Nahas, korban terjatuh dekat ban truk yang belum diketahui identitasnya sehingga terlindas.

 Kasat Lantas Polres Bogor Kompol Galih Apria membenarkan kejadian tersebut dan meminta warga lebih waspada.

Tips Aman Berkendara di Jalan

Pertama, waspada saat di lampu lalu lintas. Saat Anda dihadapkan pada lampu lalu lintas, perhatikan saja lampu yang ada di hadapan.

Saat sudah menyala hijau baru berjalan, tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Kedua, waspada saat melintas di dekat mobil. bisa saja pengemudi berhenti atau berbelok tiba-tiba, dan atau penumpang membuka pintu.

Usahakan saat melintas di dekat mobil, Anda berada pada jangkauan penglihatan kaca spion sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan kita.

Ketiga, waspada saat melintas didekat mobil yang berhenti. Anda tidak tahu apa yang ada di depan mobil.

Bisa saja ada orang yang akan menyeberang atau lainnya. Perlambat kendaraan dan pastikan jalan dalam kondisi aman.

Keempat, waspada saat berkendara disamping mobil di sisi dalam tikungan. Ketika mobil berbelok di tikungan, sisi belakang mobil cenderung semakin rapat ke sisi dalam.

Sebab, perbedaan radius putar antara ban depan dan belakang, sehingga tidak aman bagi motor untuk berada disi dalam tikungan saat mobil menikung.

Kelima, jangan mendahului mobil yang tidak aman. Seperti di tikungan, puncak tanjakan, terowongan tanpa pembatas jalur, dekat persimpangan jalan, dan dalam kompleks perumahan atau dekat sekolah.

Keenam, waspada saat melintas diantara mobil dalam antrean. Bunyikan klakson bila siang hari dan nyalakan lampu jauh bila malam hari sesering mungkin.

Itu untuk memberikan perhatian dan jangkauan penglihatan kaca spion bagi kedua jalur mobil yang Amda lintasi sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan Anda. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.