Jakarta

Jalur Puncak Bogor Telan Korban Jiwa, Pemotor Meninggal Dunia Terlindas Bus, Kecelakaan Maut

Ainun Kusumaningrum | 11 Januari 2024, 19:53 WIB
Jalur Puncak Bogor Telan Korban Jiwa, Pemotor Meninggal Dunia Terlindas Bus, Kecelakaan Maut

AKURAT JAKARTA - Kecelakaan maut menimpa seorang seorang pengendara motor yang meninggal dunia karena terlindas bus di jalur Puncak Bogor. 

Tepatnya kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Puncak, Bogor, Kamis (11/1/2024) sekitar pukul 15.45 WIB.

Sampai saat ini belum diketahui identitas korban meninggal dunia di Jalur Puncak itu.

Baca Juga: Foto Penampakan Avanza Terbelah Dua, Kecelakaan Maut di Jalan Bandara, Kebut Saat Hujan Tabrak Baliho

Kronologi kecelakaan bermula saat pengendara motor melaju dari arah Puncak menuju Gadog.

Tiba-tiba di tengah perjalanan, motor oleng dan terjatuh ke lajur kanan.

Nahas, pada saat bersamaan, ada bus yang melaju dari arah Gadog menuju Puncak.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Adu Banteng Truk dan Sigra, Pasutri Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian

Akibatnya, pengendara motor terlindas bus dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kemudian dievakuasi ke rumah sakit.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Iptu Angga Nugraha membenarkan kejadian tersebut.

Tips Aman Berkendara di Jalan

Pertama, waspada saat di lampu lalu lintas. Saat Anda dihadapkan pada lampu lalu lintas, perhatikan saja lampu yang ada di hadapan.

Saat sudah menyala hijau baru berjalan, tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Kedua, waspada saat melintas di dekat mobil. bisa saja pengemudi berhenti atau berbelok tiba-tiba, dan atau penumpang membuka pintu.

Usahakan saat melintas di dekat mobil, Anda berada pada jangkauan penglihatan kaca spion sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan kita.

Ketiga, waspada saat melintas didekat mobil yang berhenti. Anda tidak tahu apa yang ada di depan mobil.

Bisa saja ada orang yang akan menyeberang atau lainnya. Perlambat kendaraan dan pastikan jalan dalam kondisi aman.

Keempat, waspada saat berkendara disamping mobil di sisi dalam tikungan. Ketika mobil berbelok di tikungan, sisi belakang mobil cenderung semakin rapat ke sisi dalam.

Sebab, perbedaan radius putar antara ban depan dan belakang, sehingga tidak aman bagi motor untuk berada disi dalam tikungan saat mobil menikung.

Kelima, jangan mendahului mobil yang tidak aman. Seperti di tikungan, puncak tanjakan, terowongan tanpa pembatas jalur, dekat persimpangan jalan, dan dalam kompleks perumahan atau dekat sekolah.

Keenam, waspada saat melintas diantara mobil dalam antrean. Bunyikan klakson bila siang hari dan nyalakan lampu jauh bila malam hari sesering mungkin.

Itu untuk memberikan perhatian dan jangkauan penglihatan kaca spion bagi kedua jalur mobil yang Amda lintasi sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan Anda. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.