Tinggal Menunggu Waktu, Gempa yang Ditakutkan BMKG Disebut Akan Terjadi Di Dua Megathrust RI dan Berpotensi Tsunami

AKURAT JAKARTA - Baru-baru ini publik dikagetkan dengan pemberitaan dari BMKG terkait gempa dahsyat yang akan terjadi di dua Megathrust RI.
Menurut pengamatan BMKG, potensi gempa Megathrust ini disebabkan oleh deaktifnya energi yang sudah lama tak dilepaskan.
Ini berawal dari gempa yang terjadi di Jepang beberapa waktu lalu pada Kamis (8/8) lalu.
Baca Juga: Viral, Pegawai SPBU Minta Biaya Admin Saat Isikan Bensin, Customer Harus Bayar 5 Ribu Per Transaksi
Gempa dengan magnitudo 7,1 memicu tsunami di Jepang yang bersumber dari Megathrust Nankai pukul 14.42.58 WIB.
Adapun gempa Megathrust Nankai menurut Daryono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, ia dan ilmuwan Jepang mengatakan ketakutan mereka akan senasib dengan dua megathrust yang ada di Indonesia.
Khususnya terhadap Seismic Gap Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai -. Suberut menurut keterangan tertulisnya.
Seismic gap sendiri merupakan zona sumber gempa yang potensial, namun belum terjadi gempa besar selama puluhan tahun dan ratusan tahun terakhir.
Dengan kata lain, apa bila gempa Megathrust Nankai terjadi, maka akan membangkitkan gempa dahsyat nan destruktif serta memicu tsunami.
Dan kemudian ditakutkan akan menjalar ke Indonesia, kata Daryono.
Baca Juga: Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk di Manggarai, Sebanyak 34 Pemadam Kebakaran Dikerahkan
"Jika gempa dahsyat di Megathrust Nankai tersebut benar-benar terjadi dan menimbulkan tsunami maka hal ini perlu kita waspadai, karena tsunami besar di Jepang dapat menjalar hingga wilayah Indonesia," katanya.
Ini dikarenakan pada zona Megathrust tersebut terdapat palung bawah laut sepanjang 800 kilometer.
Dimana palung itu membentang dari Shizouka di sebelah barat Tokyo hingga ujung selatan Pulau Kyushu.
Baca Juga: Imbas Kebakaran di Manggarai, Rute Trans Jakarta di Alihkan
Apabila gempa di Nankai dapat menyebabkan adanya tsunami maka Megathrust tersebut akan menjadi pemicu atau pembuka gempa dahsyat berikutnya di Sistem Tunjaman Nankai
Meski demikian ia menegaskan gempa besar di Megathrust Nankai tersebut tidak akan berdampak terhadap sistem lempeng tektonik di wilayah Indonesia karena jaraknya yang sangat jauh (*).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








